September, Kawasan Alun-Alun Kota Bandung Miliki Wajah Baru
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum terus mempercantik Kawasan Alun-alun Kota Bandung sebagai ikon Kota Kembang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mempercantik kawasan Alun-alun Kota Bandung sebagai salah satu ikon Kota Kembang.
Pada September ini, Pemerintah Kota Bandung merevitalisasi sejumlah trotoar, termasuk yang melingkari kawasan alun-alun sehingga bakal memiliki wajah baru.
Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai merevitalisasi sejumlah trotoar, yaitu trotoar Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem Kaum.
Baca Juga: Oded M. Danial Minta Pelaku Usaha di Kota Bandung Terus Bersabar, Pemkot Lagi Upayakan Ini
"Ini sedang berjalan dan mudah-mudahan lebih cepat selesai," kata Didi Ruswandi pada Kamis, 2 September 2021.
Revitalisasi ini, dituturkan Didi Ruswandi, merupakan swakelola antara DPU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.
Sehingga dalam konsep penataan akan melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD). Untuk trotoar Jalan Kepatihan, terang Didi, nantinya akan ada pelebaran, penyempurnaan jalur difabel, serta penambahan street furniture.
Baca Juga: Bosan di Rumah? Yuk Keluar Nikmati Kesejukan Kota Bandung
"Karena trotoar dinilai sempit, banyak hambatan di trotoar, dan street furniture yang tidak memadai," ucapnya.
Di samping itu, trotoar yang memiliki panjang 240 meter tersebut nantinya akan dihiasi oleh tanaman, termasuk juga antara trotoar dengan jalan utama akan dibangun jalur sepeda.
"Pohon-pohonnya nanti akan langsung ditanam di tanah. Perbedaannya nanti akan kita tambah street furniture, seperti tempat duduk," ujar dia.
Baca Juga: Mural Kritikan Bertebaran di Kota Bandung, Oded: Nggak Masalah, Asal....
Sedangkan untuk trotoar Jalan Dalem Kaum lebih memakai konsep penghijauan sehingga dalam revitalisasi ini peran DPKP3 lebih mendominasi.
"Karena terlihat gersang. Beberapa perkerasan mulai usang. Perlu ada perubahan termasuk salurannya yang sudah perlu penataan, dan street furniture yang kurang memadai," jelasnya.
Revitalisasi kawasan alun-alun, dikemukakan dia, sesuai amanat dari Peraturan Daerah (Perda) No 18 Tahun 2011 tentang RT/RW dan Perda No 10 Tahun 2011 tentang RDTR bahwa alun-alun sebagai kawasan strategis kota berdasarkan kepentingan ekonomi.
Baca Juga: PPKM Level Tiga Terkendali, Oded Klaim Kota Bandung Semakin Sehat
"Jadi alun-alun harus menjadi magnet ekonomi kota, salah satu untuk menjadi magnet harus memiliki daya tarik," ujar dia.
Di samping itu, revitalisasi kawasan alun-alun diharapkan mampu menambah kenyamanan dan kebahagiaan masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kota Bandung.
"Kita targetkan bulan September beres, paling lambat Oktober tapi mudah-mudahan September bisa tuntas," pungkasnya. (yogo triastopo).***
Editor : inilahkoran


