Kolaborasi Pemkot Bandung dan Tokopedia Genjot Sektor UMKM Lokal
Pemkot Bandung terus melakukan upaya agar sektor ekonomi rakyat tetap hidup dan berjalan. Sebab, akibat pandemi ini UMKM paling terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung terus melakukan upaya agar sektor ekonomi rakyat di Kota Bandung tetap hidup dan berjalan. Sebab, akibat pandemi ini usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor sangat terdampak utamanya dari sisi produksi dan penjualan.
Upaya tersebut dilakukan dengan berbagi peran di antara para OPD di lingkungan Pemkot Bandung, mulai dari pendampingan usaha hingga penyediaan fasilitas digital marketing dan sarana pemasaran produk UMKM.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat memberikan sambutan di acara Talkshow Kampanye Tokopedia Nyam melalui zoom meeting, Kamis 23 September 2021.
Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung: 1.677 Sekolah Diizinkan Gelar PTM Terbatas
“Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) memberikan fasilitas terkait uji mutu, sertifikasi halal, dan Pasar Kreatif Bandung. Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) terkait HAKI, Dinkes terkait izin P-IRT. Sedangkan Dinas Koperasi dan UMKM terkait pendampingan pembiayaan dari perbankan juga dengan menyediakan sarana layanan pemasaran produk UMKM (Salapak),” kata Yana.
Untuk itu, Yana meminta kepada para pelaku UMKM di Kota Bandung agar tetap berinovasi dan berkreasi di tengah pandemi covid-19.
“Kami selalu menekankan kepada para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi. Tentunya kami tidak pernah berhenti membantu teman-teman UMKM,” ucapnya.
Baca Juga: Rumah Zakat Tebar Gerobak untuk Pelaku UMKM Terdampak
Yana memastikan, meski belum bisa memberikan bantuan permodalan karena adanya keterbatasan anggaran, Pemkot Bandung akan terus berupaya membantu memfasilitasi para pelaku UMKM untuk bisa mendapat bantuan.
“Tahun 2021 ini kami juga mengusulkan 120 ribu pelaku usaha untuk mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,2 juta dan bantuan dana hibah usaha sebesar Rp3-15 juta,” ujar dia.
Pada kesempatan itu, Yana pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya kepada Tokopedia atas langkahnya dalam membantu pelaku umkm khususnya di Kota Bandung dalam mempromosikan produknya.
Baca Juga: Oded Kompak Bareng Istri Borong Produk UMKM di Mall 23 Paskal
“Terima kasih kepada Tokopedia yang terus membantu memasarkan produk temen umkm kota bandung. Semoga kerja sama kita bisa terus berlanjut dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Senior Lead of Public Policy and Government Relations Tokopedia Emmiryzan mengaku akan terus berkolaborasi memberikan dukungan kepada Pemkot Bandung memulihkan ekonomi. Salah satunya dengan mengampanyekan program Tokopedia Nyam.
Emmiryzan menjelaskan, latar belakang kehadiran Tokopedia Nyam ini karenakan adanya kenaikan jumlah penjual makanan dan minuman pada Tokopedia Kota Bandung. Kenaikannya mencapai sekitar 60 persen diawal kuartal 2 tahun 2021.
Baca Juga: 500 Ribu Pelaku Usaha Mikro Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Simak Cara Ceknya di Sini!
“Tokopedia Nyam adalah bentuk kolaborasi kami untuk mendorong pelaku UMKM sebagai lokomotif penggerak pertumbuhan ekonomi nasional juga khususnya di Kota Bandung. Di momen peringatan Hari Jadi Kota Bandung, Tokopedia akan terus memberikan panggung seluas luasnya kepada pegiat usaha lokal di Kota Bandung khususnya industri makan minuman untuk dapat beradaptasi ditengah pandemi,” kata Emmiryzan. (yogo triastopo)
Editor : inilahkoran


