Pembentukan "urban farming" Cicendo, Wapres: Tentu Sangat Baik Sekali
Wakil Presiden Maâruf Amin mengapresiasi pembentukan budidaya pertanian urban atau agrowisata urban farming di Kecamatan Cicendo, Kota Bandu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung-Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi pembentukan budidaya pertanian urban atau agrowisata urban farming di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Dengan adanya pemanfaatan lahan melalui urban farming tentu sangat baik sekali, khususnya bagi masyarakat Cicendo," kata Wapres dalam keterangan dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Wapres (BPMI Setwapres), seperti dikutip antara Rabu (29/9/2021).
Wapres Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, Rabu, yang salah satu agendanya meninjau Agrowisata Urban Farming Cicendo.
Baca Juga: Foto: SBM ITB Gelar Praktik Urban Farming Untuk Siswa SD
Berdasarkan keterangan dari BPMI Setwapres, Wapres Ma’ruf berkeliling di kawasan urban farming tersebut dengan didampingi Menteri Dalam Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Camat Cicendo Fajar Kurniawan dan Lurah Pajajaran Paridin.
Paridin mengatakan pembentukan urban farming di area tersebut berawal dari niat warga setempat untuk memanfaatkan lahan kosong bagi kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Warga di Kelurahan Pajajaran, lanjut Paridin, ingin mengelola kawasan pertanian namun tidak memiliki lahan karena kondisi lingkungan yang cukup padat di daerah tersebut.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan dengan Urban Farming
"Awalnya karena warga di sini kan nggak punya pekarangan, lalu dibuatkanlah lahan ini untuk digunakan warga bercocok tanam, jadi mereka bisa punya halaman," kata Paridin.
Kawasan Agrowisata Urban Farming Cicendo merupakan lahan perkebunan yang dibangun di area Sungai Cipedes. Lahan tersebut dikelola oleh warga RW03 dan RW04 Kelurahan Pajajaran.
Urban farming merupakan sistem pertanian dengan memanfaatkan lahan sempit di tengah kota. Jenis tanaman yang dikelola antara lain sayuran, buah dan tanaman hias.***
Editor : inilahkoran


