Jaga Kesediaan Stok Darah, Siswa Sespimmen Angkatan 61 Donorkan Darah di PMI Kota Bandung
Banyak cara untuk membantu sesama, satu di antaranya aksi donor darah, inilah yang menjadi dorongan siswa Sespimmen Angkatan 61 TA 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Banyak cara dilakukan untuk membantu sesama, satu di antaranya dengan melakukan aksi donor darah.
Terlebih, saat ini stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) mengalami keterbatasan terutama sejak masa pandemi Covid-19. Hal itu pun mendorong siswa Sespimmen Angkatan 61 TA 2021, Serdik Rohadi, S.Ik.
Menurutnya, donor darah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya meningkatkan produksi sel darah, panjang umur, serta menjaga kesehatan jantung.
Baca Juga: Kebutuhan Darah Meningkat, Yana Ajak Warga Bandung Donor Darah
"Jadi selain membantu sesama atau masyarakat yang memerlukan serta menjaga ketersediaan stok darah, dengan donor ini pun kita bisa lebih sehat," kata Rohadi saat ditemui di kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung.
Dia mengaku sudah rutin mendonorkan darahnya di Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung. Terakhir, dirinya mendonorkan darah pada Jumat, 1 Oktober 2021.
"Kita ingin membantu PMI Kota Bandung untuk menjaga stok darah, apalagi di kondisi saat ini. Sekaligus meningkatkan rasa kepedulian sosial dari para personel Polri terhadap masyarakat," tuturnya.
Baca Juga: Amankan Stok PMI Kota Bogor, Pegawai Lapas Kelas II A Paledang Ikuti Donor Darah
Sebelumnya, Kepala Unit Transfusi Darah pada PMI Kota Bandung, dr. Uke Muktimanah Djuhjar mengatakan, dalam sehari Kota Bandung membutuhkan hingga 500 labu darah. Stok ideal sendiri harus bisa memenuhi untuk kebutuhan 4 hari sehingga setidaknya harus memiliki stok 2.000 labu darah. (Muhammad Ginanjar).***
Editor : inilahkoran


