Partai Gelora Jabar: Kebijakan Pro Perempuan Belum Akomodatif

Ketua Bidang Perempuan DPW Partai Gelora Jawa Barat, Lida Maulida menyebut kebijakan pro perempuanrendah karena kurangnya keterwakilan

Partai Gelora Jabar: Kebijakan Pro Perempuan Belum Akomodatif
Ketua Bidang Perempuan DPW Partai Gelora Jawa Barat, Lida Maulida

INILAHKORAN, Bandung- Ketua Bidang Perempuan DPW Partai Gelora Jawa Barat, Lida Maulida mengatakan, perempuan dan anak masih tergolong kelompok rentan yang sering mengalami berbagai masalah. Itu lantaran masih kurangnya keterwakilan perempuan di parlemen.

Kondisi tersebut, menurut Lida Maulida, berakibat kebijakan tentang perlindungan anak dan perempuan masih lemah.

"Rendahnya angka keterwakilan perempuan di parlemen sedikit banyak berpengaruh terhadap isu kebijakan terkait kesetaraan gender dan belum mampu merespon masalah utama yang dihadapi oleh perempuan," ujarnya, Senin, 1 November 2021

Baca Juga: Polisi Cecar Selegram Rachel Vennya 38 pertanyaan

Lida Maulida menegaskan, kondisi itu tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan persoalan anak dan perempuan pun terjadi hampir semua negara.

Kendati demikian, Lida Maulida menilai, Indonesia bisa menjadi contoh untuk negara lain dalam melindungi anak dan perempuan melalui kebijakan politik yang lebih akomodatif dan substansial.

“Saat ini partisipasi perempuan Indonesia masih di bawah 30%. Ini sangat menghawatirkan. Saya berharap melalui partai Gelora senantiasa memberikan gagasan terkait perundang-undangan pro perempuan dan anak di ruang publik,” katanya.

Baca Juga: Tasikmalaya Tetapkan Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Lida Maulida menambahkan, secara demografi Jawa Barat memiliki penduduk perempuan yang cukup tinggi, namun sangat disayangkan tingkat pemberdayaan dan pendidikan terbilang masih rendah.

Akibatnya kekerasan terhadap perempuan, eksploitasi dan diskriminasi masih seringkali terjadi.

"Sehingga perempuan Gelora harus secara serius mengambil peran untuk memberdayakan perempuan Jawa Barat, membawa misi perubahan melalui program-program yang efektif dan tepat sasaran," pungkasnya.***(Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran