Sempat Ditutup Karena Longsor, Jalan Kolonel Masturi Kembali Dibuka
Jalan Kolonel Masturi Kabupaten Bandung Barat yang sempat ditutup karena timbunan longsor kini kembali dibuka dan dapat dilintasi kendaraan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Ngamprah - Bencana longsor yang sempat menimbun badan Jalan Kolonel Masturi di Kampung Keramat, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan akses jalan tersebut ditutup sementara waktu.
Kendati demikian, pada Kamis 4 November, kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintasi Jalan Kolonel Masturi yang merupakan jalur alternatif menuju kawasan Lembang tersebut.
Kembali dibukanya Jalan Kolonel Masturi berkat kerja keras petugas BPBD, Damkar KBB dan pihak terkait yang cepat membersihkan material longsor.
Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Aceng Ciblack Menjadi Pahlawan bagi Warga Desa Padalarang
Bahkan di sekitar titik longsor telah dilakukan pemapasan tanah guna mengantisipasi longsor susulan.
Kepala Pelaksana Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan, meski sudah dibuka kembali, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan kecil, sedangkan untuk bus dan truk dilarang melintasi jalur tersebut.
"Dari kemarin sore, Jalan Kolonel Masturi sudah kami buka kembali untuk kendaraan kecil. Tapi, untuk bus dan truk masih belum boleh melintas," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan penanganan di titik longsor guna mengantisipasi adanya material longsor yang jatuh dan menutupi badan jalan.
"Ini dikarenakan intensitas hujan masih tinggi dan hampir setiap hari selalu turun hujan. Pengendara yang melintas juga tetap harus berhati-hati terutama saat hujan turun," jelasnya.
Ia mengaku, untuk pembukaan Jalan Kolonel Masturi ini pihaknya pun tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Bahkan, sebut dia, ada anggota BPBD yang melakukan patroli serta menempatkan petugas untuk melakukan pemantauan kondisi di titik longsoran.
Baca Juga: Benarkah Tewas dalam Kecelakaan Termasuk Mati Syahid? Begini Fatwa dari Ulama Arab Saudi
Menurutnya, hal itu dilakukan mengingat tanah tebing di lokasi tersebut dikhawatirkan masih labil.
"Pembukaan Jalan Kolonel Masturi ini sifatnya masih situasional. Kendaraan berat masih dilarang melintas dan apabila kondisi hujan besar bisa saja ditutup kembali untuk sementara waktu," tuturnya.
Ia juga mengimbau, kepada pengguna jalan yang melintasi Jalan Kolonel Masturi untuk tetap berhati-hati.
Baca Juga: Di Balik Kematian Vanessa Angel, Ingatlah Malaikat Maut Menatap Wajah Kita Setiap Hari...
Pasalnya, selain titik longsor ada juga jalan yang kondisinya terkelupas di depan kantor Desa Sukajaya. Termasuk di sekitar Curug Pelangi yang masih ada pengaturan kendaraan yang melintas akibat ada penyempitan jalan bekas longsor.
"Kami mengimbau agar pengguna jalan tetap waspada terutama saat hujan deras turun ketika melintas di Jalan Kolonel Masturi. Sebaiknya tidak memaksakan dan berteduh ke tempat yang aman dulu," tandasnya.***(Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran


