Tingkatkan Skill Bahasa, Siswa-siswi SMAN 15 Bandung Ikuti Ekskul KPMP

SMAN 15 Bandung memiliki ekskul Komunitas Pecinta Mata Pelajaran (KPMP) yang bergerak di bidang bahasa dan wirausaha.

Tingkatkan Skill Bahasa, Siswa-siswi SMAN 15 Bandung Ikuti Ekskul KPMP

INILAHKORAN, Bandung - SMAN 15 Bandung memiliki ekskul yang bisa diikuti peserta didik. Namanya, Komunitas Pecinta Mata Pelajaran (KPMP) yang bergerak di bidang bahasa dan wirausaha.

Ketua KPMP SMAN 15 Bandung Ariq Amanullah Putra mengatakan, KPMP ini sejatinya untuk menciptakan lingkungan belajar yang memerdekan belajar.

Dalam hal ini, ada lima bahasa yang dipelajari oleh siswa-siswi tersebut. Pertama, bahasa Jepang, Jerman, Inggris, Indonesia dan Sunda. Kedati begitu, ada dua bahasa yang belum secara aktif melakukan kegiatan, yakni bahasa Sunda dan Indonesia.

Selain mereka belajar bahasa di KPMP, siswa-siswi juga fokus di bidang wirausaha, seperti kuliner dan lainnya. Mereka diajari memasak dan menghasilkan makanan yang nantinya akan dijual kepada konsumen. Mereka diajari oleh ahlinya, yakni Chef Nur Komariah dari Dosen STP NHI jurusan luar negeri dan masakan Asia.

Baca Juga: Pandemi Tak Halangi Ekskul SMA Edu Global

Sementara untuk wirausahanya sendiri, pihaknya menanam tanaman organik. Misalnya cabe, bayem, saledri dan segala macam, untuk kemudian dijual kepada konsumen.

"Kegiatannya sih, kita ada jadwal sendiri. Misalnya, Selasa bahasa Jepang, Rabu bahasa Inggris sesi, Kamis bahasa Jerman, Jumat bahasa Jepang, Sabtu dan Minggu kita belajar memasak atau menanam. Kegiatan ini dilakukan secara daring dan tatap muka. Ini kan, memerdekan sistem belajar, jadi tidak ada paksaan untuk siswa terpaksa," ujar Ariq Amanullah Putra, Jumat 5 November 2021.

Dia menambahkan, tujuan dari KPMP sendiri, untuk meningkatkan skil bahasa dan mengikuti pertukaran pelajar, khususnya peserta dididik di SMAN 15 Bandung.

Baca Juga: Peran Alumni Adalah Kunci Kesuksesan Ekskul

Selain itu, kendati baru satu tahun ekskul KPMP berdiri, salah satu salah satu siswa SMAN 15 Bandung sudah berhasil mendapatkan beasiswa bahasa Jepang pada tahun 2021 lalu.

"Alhamdulillah, saya senang mengikuti ekskul ini (KPMP). Mudah-mudahan jangan saya saja yang mendapatkan beasiswa, yang lainnya juga dapat beasiswa," jelas Ariq Amanullah Putra.

Ekskul ini, kata dia, memiliki 55 anggota. Setiap mereka mengikuti kegiatan ini, mereka sangat senang dan bangga, bahwa siswa-siswi ini bisa mengikuti belajar bahasa dan wirausaha.

Baca Juga: Ekskul Go Green Wujudkan Pengolahan Sampah di Sekolah

"Jadi, ekskul ini termasuk baru ya, dan yang paling banyak anggotanya. Alhamdulillah, mereka senang dan bangga mengikutinya, kan mereka selain akademik, nonakademiknya juga harus masuk ke siswa-sisiwi, dapat ilmu baru," ucapnya.***(okky adiana)


Editor : inilahkoran