Rucika Hadirkan Solusi Terpadu Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Kabupaten Bandung

Rucika beraksi. Produsen pipa PVC itu memberikan solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung.

Rucika Hadirkan Solusi Terpadu Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Kabupaten Bandung
Rucika memberikan solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih di Kabupaten Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Rucika beraksi. Produsen pipa PVC itu memberikan solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung.

Perusahaan yang memiliki komitmen sebagai solusi total sistem perpipaan itu tidak hanya memperhatikan sistem saluran air bersih saja namun juga air limbah. Dengan sistem air limbah yang baik, solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih akan berdampak pada lingkungan yang bersih, aman dan sehat.

Marketing Division Head PT Wahana Duta Jaya Rucika (Rucika) Sandhy Kurniawan mengatakan, kini pihaknya mendukung proyek sistem sanitasi terpadu bersama dengan Loola Adventure Resort melalui programnya, Safe Water Garden (SWG). Program itu dinilai sejalan dengan komitmen solusi terpadu fasilitas sanitasi dan air bersih.

Baca Juga: Lima Tahun Kolaborasi Jabar-USAID Tingkatkan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman

Menurutnya, program yang dilaksanakan sejak September- Oktober di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung, itu merupakan kali kedua yang dilakukan pada 2021. Kolaborasi sebelumnya dilakukan di pemukiman Bumi Indah, Bintan, Kepulauan Riau, pada April 2021.

Hadirnya program SWG di Desa Nagrak itu merupakan suatu program yang disponsori Rotary Club International yang berkolaborasi dalam bidang penelitian dengan Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung. Sistem SWG salah satu komponen utamanya yakni sistem perpipaan yang membuat Rucika sebagai produsen sistem perpipaan terlengkap di Indonesia tergerak untuk turut andil berkontribusi dalam menyukseskan program pengelolaan air limbah.

Dia menegaskan, Rucika menyiapkan 30 sistem sanitasi SWG untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air limbah di 91 rumah di pemukiman Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Alhamdulillah, Ponpes di Bekasi Terima Bantuan Program Sanitasi

"Dikirim langsung dari Jakarta, 30 sistem sanitasi yang masing-masing terdiri dari pipa Rucika Standard serta sambungan pipa Rucika itu diterima langsung warga Desa Nagrak, dan disambut antusias penduduk setempat," kata Shandy, Selasa 7 Desember 2021.

Sebagai informasi, sistem pengolahan limbah SWG yang dikembangkan dari konsep asli UNICEF ini memberikan banyak manfaat. Tak hanya sebatas sistem sanitasi yang baik dan lebih sehat, namun juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat setempat. Cara kerja SWG yakni pengolahan limbah dari toilet atau air mandi yang keluar melalui pipa ke dalam tangki air kemudian terurai secara alami di dalam tangki air plastik yang kedap udara tersebut tanpa chemical apapun.

Baca Juga: Disperkimtan Kabupaten Bandung Klaim Program Sanitasi Mencapai Target

Dengan penyesuian tinggi pipa yang keluar dari tangki, air yang keluar melalui pipa yang dilubangi sepanjang 8–10 mm, agar dapat tersalurkan ke kebun resapan. Dengan demikian, halaman rumah penduduk dapat digunakan untuk bercocok tanam, sehingga bisa menjadi sumber pangan atau penghasilan masyarakat setempat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, di Indonesia sistem sanitasi yang baik adalah salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Kami bersyukur, Rucika telah menjadi bagian dalam program SWG yang kali ini dilaksanakan di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung,” jelas Sandhy. (*)


Editor : inilahkoran