Guru PPPK Ancam Nasib Guru Honorer, Begini Reaksi Ketua FAGI Jabar Iwan Hermawan
Ketua FAGI Jabar Iwan Hermawan angkat bicara soal polemik keberadaan guru PPPK yang mengancam nasib para honorer.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Polemik timbul seiring keputusan pemerintah mengangkat para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Nasib para guru honorer terancam?
Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Iwan Hermawan angkat bicara soal polemik guru PPPK yang mengancam eksistensi para guru honorer.
Iwan Hermawan tak menampik adanya fakta di beberapa daerah yang menunjukkan kehadiran guru PPPK telah mengancam nasib para honorer.
Baca Juga: David da Silva dan Bruno Cantanhede Telat Gabung Persib, Terganjal Masalah Ini...
"Sehingga guru-guru tersebut, harus keluar dari sekolah tersebut, karena sudah datang guru-guru PPPK," ujar Iwan Hermawan, Senin 20 Desember 2021.
Iwan Hermawan menambahkan, sebaliknya di sekolah-sekolah swasta, banyak yang kehilangan guru-gurunya yang diterima menjadi PPPK di sekolah negeri.
Bahkan, lanjut dia, ada beberapa sekolah swasta yang kehilangan kepala sekolahnya, wakaseknya, bahkan guru-guru terbaiknya karena diterima di sekolah negeri untuk PPPK.
Baca Juga: Gara-gara Elkan Baggott, Akun Twitter Ipswich Town Diserbu Netizen Indonesia, Komentarnya Lucu-lucu
"Tentunya, Yayasan harus secepatnya merekrut guru, jika memang guru-guru yang lulus PPPK itu ditempatkan," ucapnya.
Oleh karena itu, FAGI Jabar mengusulkan Kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Kepala Dinas Pendidikan Kota atau Kabupaten, untuk segera mengatur regulasi dan membuat surat edaran tentang persoalan kekosongan guru-guru di sekolah swasta.
Baca Juga: Singapura Berduka, Dua Pemain Kuncinya Absen Duel Indonesia vs Singapura, Ini Namanya
"Selain itu juga, terancamnya PHK bagi guru-guru honorer di sekolah negeri, karena kedatangan guru -guru PPPK yang lulus di tahap dua. Saya kira itu yang harus dilakukan," ucapnya.*** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


