Geger Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Cihampelas Bandung Barat, Korban Sampai Ingin Bunuh Diri
Aksi pencabulan oknum pengurus panti asuhan di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, membuat korban trauma dan ingin bunuh diri
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Geger aksi pencabulan pengurus panti asuhan di kawasan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Diketahui, aksi pencabulan itu dilakukan salah seorang pengurus panti asuhan di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Bahkan diketahui, buntut aksi pencabulan pengurus panti asuhan itu membuat salah seorang korban trauma dan hendak bunuh diri.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Ajukan Test DNA Atas Gala Sky, H Faisal : Ga Ada Yang Harus Dites!
Aksi pencabulan diungkap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KBB yang menerima laporan dari ketua pembina yayasan di Cihampelas KBB tersebut.
Dari laporan tersebut KPAI KBB langsung melakukan penelusuran. Diketahui dua perempuan penghuni panti yang masih di bawah umur menjadi korban.
”Minggu kemarin kami menerima laporannya, dan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) serta pihak kecamatan untuk meminta keterangan dari ketua yayasan sebagai pihak pelapor," kata Wakil Ketua KPAI Bandung Barat, Prihatin Mulyati, Senin 20 Desember 2021.
Baca Juga: Duh...Aksi Pencabulan Makin Marak, Kali Ini Diduga Terjadi di Panti Asuhan di Cihampelas
Setelah itu, lanjutnya, langsung diadakan pertemuan yang melibatkan pihak desa, kadus serta Ketua RW, serta seorang saksi yang pernah mendengar curhatan dari salah satu korban.
"Di kantor desa, ketua yayasan memanggil pekerjanya untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi. Pekerja itu bilang jika dia pernah mendengar curhatan korban asusila yang dilakukan pengasuh panti," ungkapnya.
Dari keterangan saksi, pihaknya bersama DP2KBP3A meminta pihak desa menghubungi kepolisian agar segera mengamankan pelaku. Lantaran khawatir dengan kondisi penghuni lainnya.
Baca Juga: Cek! Jadwal dan Rekor Pertemuan Indonesia vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2020
Dia mengaku, korban kekerasan seksual mengalami trauma psikologis, bahkan pernah putus asa dengan berniat hendak bunuh diri. Untuk mengobati trauma tersebut, KPAI bersama DP2KBP3A berjanji akan memberikan pendampingan hingga kondisinya pulih.
Dirinya pun meminta masyarakat sekitar tetap bijak dalam menyikapi kejadian ini untuk menjaga psikologis korban, anak-anak penghuni panti dan keluarganya. *** (Ahmad Sayuti)
Editor : inilahkoran


