Tim SAR Hentikan Pencarian Ibu-Anak Korban Terseret Arus Sungai di Lembang

Tim gabungan terpaksa menghentikan ibu dan anak yang terseret arus sungai Ciwangun Sub DAS Cikapundung, di Desa Suntenjaya, Lembang.

Tim SAR Hentikan Pencarian Ibu-Anak Korban Terseret Arus Sungai di Lembang
Basarnas Bandung dan unsur SAR gabungan menghentkan pencarian ibu dan anak yang terseret arus sungai Ciwangun Sub DAS Citarum, Desa Suntenjaya, Lembang, KBB lantaran hujan deras.

 

INILAHKORAN, Ngamprah – Tim gabungan terpaksa menghentikan ibu dan anak yang terseret arus sungai Ciwangun Sub DAS Cikapundung, di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Penghentian pencarian ibu dan anak yang terseret arus sungai di Lembang, Bandung Barat lantaran terkendala hujan deras di titik lokasi pencarian.

Ibu dan anak tersebut terseret arus sungai di Desa Suntenjaya, Lembang Bandung Barat, setelah sang anak berusaha menyelamatkan anjing peliharaannya. Namun, nahas keduanya malah ikut terseret arus  sungai.

Baca Juga: Ibu Anak Terseret Arus Sungai Cikapundung, Tim SAR Bandung Terjunkan 1 Unit Rescue

Tim rescue Basarnas Bandung sendiri tiba di lokasi sekitar pukul 15.06 WIB, dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lokasi pencarian.

komandan Tim Rescue, Sigit Haryanto menyebutkan berdasarkan hasil koordinasi dengan unsur SAR yang ada di lapangan Korban dalam pencarian ialah 2 orang. Korban merupakan seorang ibu atas nama Maya (37) dan anak pertamanya atas nama Reren (11).

“Kejadian berawal saat sang anak yang mencoba menolong anjing peliharaannya, namun sang anak terseret arus sungai, korban Maya mencoba menyelamatkan, namun ikut terseret arus sungai,” ujarnya.

Baca Juga: Pertaruhkan Nyawa demi Anjing Peliharaan, Ibu dan Anak Hanyut Terseret Arus Sungai Cikapundung

Menyaksikan kejadian tersebut, lanjutnya, anak korban yang kedua mencoba menguhubungi ayahnya yang sedang bekerja.

Sigit mengungkapkan, hingga pukul 16.45 WIB Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian terhadap kedua korban tersebut namun hasil masih nihil.

”Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara karna cuaca di sekitar lokasi kejadian hujan,” pungkasnya. *** (Ahmad Sayuti)


Editor : inilahkoran