Punya Daya Saing, Anyaman Bambu Asal Budiharja Cililin Tak Kalah dari Daerah Lain

Produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin memiliki daya saing tersendiri. Selain memiliki kualitas, produk Desa Budiharja itu pun beragam.

Punya Daya Saing, Anyaman Bambu Asal Budiharja Cililin Tak Kalah dari Daerah Lain
Dengan sentuhan inovasi, produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin kini memiliki daya saing tersendiri.

 

INILAHKORAN, Ngamprah - Produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin memiliki daya saing tersendiri. Selain memiliki kualitas, produk asal Desa Budiharja itu pun beragam.

Kepala Desa Budiharja Amin mengatakan, masyarakat desa yang dipimpinnya memiliki potensi di bidang anyaman bambu, pertanian, dan perkebunan. Produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin merupakan salah satu unggulannya.

Dulu, produk yang dibuat di desa yang berada di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu relatif terbatas. Produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin yang dihasilkan berupa boboko (tempat penyimpanan nasi), hihid (kipas), dan peralatan rumah tangga lainnya.

Baca Juga: Sempat Masuk Pasar Internasional, Kerajinan Bambu di Cisarua Berharap Bisa Bangkit Lagi

Namun, kata dia, dengan sedikit inovasi sederhana kini produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin menghasilan kerajinan tangan lainnya. Sebab, warganya mampu menghasilkan beragam kerajinan dengan memanfaatkan bambu.

"Kalau dulu hanya boboko, nyiru (nampan beras), aseupan dan perabot rumah tangga zaman dulu. Sekarang banyak anyaman bambu yang disulap menjadi nampan hantaran, kukusan dimsum, dan lainnya," tutur Amin, Minggu 26 Desember 2021.

Dia menuturkan, sebelum adanya sentuhan inovasi produk anyaman bambu asal Budiharja Cililin itu nilai jualnya relatif rendah. Kini, dengan berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat itu kerajinan tangan tersebut mampu menghasilkan nilai lebih.

Baca Juga: Berawal dari Iseng, Perajin Bambu Asal Cisarua Raup Puluhan Juta Rupiah per Bulan

Sejauh ini, pemerintahan desa selalu mendukung dengan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para warga. Bahkan, dari Pemkab Bandung Barat sudah ada bantuan mesin dan alat-alat untuk kelompok kerajinan di desa.

"Mudah-mudahan dengan adanya campur tangan pemerintah, kerajinan yang ada di wilayah kami ini semakin maju," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta dukungan dari Pemkab Bandung Barat terutama Pemprov Jabar untuk mendukung produk kerajinan anyaman bambu asal Budiharja Cililin. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran