Jelang PTM di Kota Bandung Penjualan Seragam Sekolah Relatif Normal

Jelang pembelajaran tatap muka (PTM) yang bakal dilaksanakan pekan depan di Kota Bandung penjualan seragam sekolah relatif normal/

Jelang PTM di Kota Bandung Penjualan Seragam Sekolah Relatif Normal
Jelang PTM di Kota Bandung penjualan seragam sekolah masih relatif normal.

INILAHKORAN, Bandung – Jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penjualan seragam sekolah masih relatif normal di beberapa toko di Kota Bandung.

PTM di Kota Bandung rencananya bakal mulai digelar pekan depan dan dilaksanakan 100 persen.

Seperti yang dirasakan penjual seragam seklah Toko Resko Cabang Kosambi. Pengelola toko, Siti Aisyah mengatakan, penjulan baju seragam sekolah untuk SD, SMP, dan SMA relatif normal, tidak ada yang signifikan jelang PTM di Kota Bandung.

Baca Juga: Kadisdik Jabar PTM Bisa 100 Persen Digelar, Asalkan...

Mungkin kata dia, mereka sudah memiliki baju seragam sekolah tersebut ketika beberapa bulan lalu.

"Perubahannya enggak juga ya, soalnya saat kemarin waktu bulan Juli dan September 2021, itu ada peningkatan, kalau sekarang mah nggak, dan masih relatif normal aja," ujar Siti Aisyah, saat ditemui di tokonya, Jalan Ciapera, Kosambi, Kota Bandung, Rabu 5 Desember 2022.

Menurut dia, seragam sekolah yang dicari oleh mereka adalah, seragam SD dan SMA. Sebab, kalau untuk seragam SMP kebanyakannya sudah dikoordinir oleh pihak sekolah tersebut.

Baca Juga: FAGI Jabar Sepakat PTM 100 Persen Dilaksanakan

"Paling yang datang kesini (Toko Resko) hanya orang tua, ada juga beberapa sama anak-anaknya juga," ucapnya.

Kendati tokonya menjual seragam sekolah, kata dia, namun tidak menutup kemungkinan para produsen juga membeli atribut pakaian sekolah. Salah satunya adalah nama yang bisa di bordir.

"Yang nyari seragam ada, yang nyari atribut ada, cuma nyarinya hanya atribut aja. Misalnya, nama, lokasi, dan bet seragam sekolah," ucapnya.

Baca Juga: Disdik Kota Bandung: PTM 100 Persen, Keselamatan dan Kesehatan Warga Sekolah Harus Jadi Prioritas

Dia berharap, dengan digelarnya PTM, kegiatan belajar mengajar bisa lebih maksimal lagi, bahkan bisa 100 persen. Selain itu, wabah Covid-19, salah satunya varian Omicron bisa lenyap di Indonesia.

"Itu sih harapan kami mah, semoga aja kondisi ini makin baik," ucapnya.

Salah satu orangtua yang mendatangi Toko Resko Cabang Kosambi Kota Bandung Dadan mengatakan, dirinya berharap wabah Covid-19 bisa hilang. Apalagi, kasihan kepada anak-anak SD yang belajarnya daring.

"Sudah hampir dua tahun lebih kan, anak-anak saya daring terus, kadang juga tatap muka. Mudah-mudahan makin membaik untuk Indonesia," pungkasnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran