KONI KBB Dijabat Caretaker, Ini Syarat dari Cabor

Musorkablub KONI KBB dinyatakan deadlock sementara Plt KONI sudah habis masa jabatannya dan KONI KBB pun dijabat caretaker dari KONI Jabar.

KONI KBB Dijabat Caretaker, Ini Syarat dari Cabor
KONI KBB bakal dijabat caretaker dari KONI Jabar.

INILAHKORAN, Ngamprah - Berakhirnya masa jabatan Plt Ketum KONI KBB Lili Supriatna setelah enam bulan menjabat, pada 31 Desember 2021 mengharuskan adanya pejabat sementara (caretaker) dari Jawa Barat.

Hal tersebut menyusul agenda Musorkablub pemilihan ketua umum deadlock dan harus ditunda, sekaligus untuk menghindari kekosongan jabatan akhirnya ditunjuk caretaker Koni KBB.

Berdasarkan surat keputusan KONI Jabar Nomor 106 Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021, tentang Susunan Pejabat Sementara (caretaker) KONI KBB yang ditandatangani Ketum KONI Jabar Ahmad Saefudin. Ketua yang ditunjuk adalah Agus Salide dengan anggota Lili Supriatna dan Ade Suratman.

Baca Juga: Cabor Dukung Penundaan Musorkablub KONI KBB

Menyikapi hal itu, Ketua Cabor Persatuan Golf Indonesia (PGI) KBB Kusna Sunardi mengatakan, dengan ditunjuknya Caretaker KONI KBB diharapkan mampu membawa organisasi jadi lebih baik khususnya dalam mengantarkan menuju agenda Musorkablub yang batal digelar di 2021 lalu.

Pasalnya, jika mengacu kepada surat keputusan KONI Jabar Nomor 106 Tahun 2021, bahwa tugas utama Caretaker KONI KBB adalah menjalankan roda organisasi hingga terbentuknya kepengurusan baru. Serta melaksanakan Musyawarah Olah Raga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) sesuai AD/ART KONI KBB tahun 2020.

"Saya berharap Caretaker KONI KBB bisa segera menyelenggarakan Musorkablub. Sehingga nantinya terpilih ketua umum KONI KBB yang mengerti olahraga dan bisa memajukan prestasi atlet KBB di event Porprov, PON, kejuaraan nasional hingga internasional," ungkapnya.

Baca Juga: Musorkablub KONI KBB Resmi Ditunda

Sementara pegiat olahraga KBB, Bob Sofyan meminta agar pelaksanaan Musorkablub yang menjadi tugas utama Caretaker diulang dari nol.

Menurutnya, proses pelaksanaan Musorkablub yang sudah dilakukan oleh tim penjaringan bakal calon ketua, hingga terbentuknya SC dan OC, mesti dilakukan lagi.

"Demi rasa keadilan dan sportivitas, sebaiknya semua tahapan Musorkablub yang sudah dilakukan di tahun 2021 kembali diulang," ujarnya

"Buka lagi proses baru dan berikan kesempatan seluas-luasnya dan seadil-adilnya bagi mereka yang ingin maju sebagai ketua KONI KBB," tandasnya. *** (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran