Ema Sumarna : Meski Representatif, Isoman Kewilayahan Jangan Dianalogikan Seperti Hotel

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna memastikan, setiap kewilayahan di Kota Bandung telah memiliki tempat isolasi mandiri

Ema Sumarna : Meski Representatif, Isoman Kewilayahan Jangan Dianalogikan Seperti Hotel
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. (antara)
 
INILAHKORAN, Bandung - Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna memastikan, setiap kewilayahan di Kota Bandung telah memiliki tempat isolasi mandiri untuk menampung pasien Covid-19. 
 
Hal itu, dikemukakan Ema Sumarna seiring meningkatnya kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung dalam satu pekan terakhir. Tercatat, kenaikan kasus Covid-19 mencapai 10 kali lipat. 
 
"Bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit mulai bergerak lagi. Ini yang bikin deg-degan. Maka kita mintakan isoman, dan camat sudah memberikan garansi ke kita bahwa mereka sudah memiliki tempat isoman yang representatif," kata Ema Sumarna di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Sabtu 5 Februari 2022.
 
 
Menurut Ema Sumarna, hadirnya tempat isoman di setiap kewilayahan. Setidaknya meringankan beban rumah sakit. Isoman di kewilayahan, digunakan untuk menampung pasien Covid-19 dengan gejala ringan. 
 
"Tempat isoman ini yang harus terus kita persiapkan secara maksimal. Sehingga nanti, tidak ada alasan lagi bahwa masyarakat tidak mau isoman di tempat yang kita siapkan karena dengan dalih tidak representatif. Tetapi tetap, tempat isoman di kewilayahan ini jangan dianalogikan seperti hotel dan lain-lain," ucapnya. 
 
Ema menambahkan, apabila dalam perjalanannya mengalami ke gawat daruratan. Pemerintah kota akan kembali bekerjasama dengan pengelola hotel yang turut melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 
 
 
"Saya pikir treatmentnya akan sama. Tetapi kalau ada darurat, ya niscaya akan kembali ke kebijakan lama yaitu menyewa hotel. Dan kerjasama ini masuk ke dalam ranahnya provinsi, dan kenapa tidak atau akses BKPSDM Cimahi. Tetapi langkah cepat yaitu tadi, saya ingin tempat isoman ini lebih laik," ujar dia. *** (Yogo Triastopo) 
 
 


Editor : inilahkoran