INILAHKORAN, Bandung - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rosye Arosdiani mengimbau, masyarakat mewaspadai varian Omicron.
Rosye Arosdiani mengatakan, berdasarkan data dari Dinkes Kota Bandung. Kasus Covid-19 yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandung saat ini, 80 persennya disebabkan varian Omicron.
"Hasil dari whole genome sequencing (WGS) terhadap seluruh kasus terkonformasi positif Covid-19, itu 80 persen Omicron. Memang tidak semua. Misal dari 23 sampel, ada satu atau dua varian Delta," kata Rosye Arosdiani di Balai Kota, Selasa 8 Februari 2022.
Menurut dia, varian Omicron lah menjadi penyebab melesatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Terlebih, varian Omicron, begitu cepat dalam hal penyebaran dibanding varian sebelumnya.
"Itu yang menjelaskan, kenapa kasus Covid-19 begitu cepat tinggi. Hasil WGS dilakukan secara acak, dan tidak di seluruh kecamatan. Tetapi dari epidemiologi, kesimpulan Omicron. Maka saya imbau masyarakat mempersiapkan diri," ucapnya. *** (Yogo Triastopo)