Bobotoh Taqwa Wujudkan Mimpi Fitri Anggraini Miliki Kursi Roda

Bobotoh Taqwa mewujudkan mimpi Rini Anggraini dengan memberikan sebuah kursi roda dan dia pun kini bisa melihat lingkungan sekitarnya

Bobotoh Taqwa Wujudkan Mimpi Fitri Anggraini Miliki Kursi Roda
Fitri Anggraini bocah 12 tahun yang mengalami lkelumpuhan sejak usia dua bulan akhirnya memiliki kursi roda setelah disumbang oleh komunitas Bobotoh Taqwa.


INILAHKORAN, Ngamprah - Kebahagiaan kini tengah menyelimuti keluarga Fitri Anggraini. Komunitas Bobotoh Taqwa mewujudkan mimpinya dengan memberikan kursi roda.

Fitri Anggraini merupakan bocah berusia 12 tahun asal Kampung Cilangari, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami kelumpuhan sejak usia dua bulan. Usai diberikan kursi roda oleh Bobotoh Taqwa dia pun kini bisa melihat lingungan sekitarnya.

Korlap Bobotoh Taqwa, Abdul Kamal mengatakan, berawal dari media sosial Instagram dan berita dan kebetulan komunitasnya kerap mendapat titipan donasi, termasuk kursi roda.

Baca Juga: Waspada! Hujan Disertai Angin dan Kilat Diperkirakan Terjang Bogor dan Sekitarnya

"Kebetulan kami ada kursi roda dan langsung mencari alamat dari dek Fitri Anggraeni dan Alhamdulillah bisa ketemu, bahkan kursi rodanya pas untuk dek Fitri," katanya.

Ia menjelaskan, Komunitas Bobotoh Taqwa ini sedari dulu telah melakukan kerja sama dengan Non-Governmental Organization (NGO), yaitu sebuah oraganisasi nirlaba yang memiliki dasar kepentingan sosial atau kemanusiaan.

"Dan kita pun saat ini lebih berfokus di bidang kemanusiaan, seperti dalam kegiatan pemberian bantuan kepada dek Fitri Anggraeni," jelasnya.

Baca Juga: Mau Daftar SNMPTN 2022 Jurusan Seni Musik? Jangan Lupa Siapkan Portofolio Ini

Ia mengaku, dalam beberapa hari ke belakang Komunitas Bobotoh Taqwa saat ini tengah aktif melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Dalam kegiatan itu kami mendapingi masyarakat yang dalam hal ini belum tersentuh bantuan pemerintah, baik dalam bentuk advokasi kesehatan dan lain sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, namun kerap juga menjembatani antara masyarakat yang membetuhkan dengan pihak-pihak terkait melalui komunikasi agar mendapat respons.

Baca Juga: Studi: Cokelat Pahit Ternyata Bisa Kurangi Stres

Disinggung terkait dengan kondisi Fitri Anggraeni, ia mengaku sangat bersimpati usai melakukan komunikasi dengan pihak keluarga, khususnya dengan ibu angkatnya.

"Dari pihak keluarga menceritakan memang sempat mengajukan bantuan ke pemerintah, bahkan terkait pembangunan rumahnya yang sudah mengajukan, namun hingga saat ini belum ada respon," bebernya.

Lebih ironisnya lagi, sambung dia, saat keluarga dari Fitri Anggraeni ini mendatangi desa yang saat itu ada pembagian kursi roda, namun Fitri tidak mendapat kursi roda sama sekali.

"Fitri ini hanya diberikan uang sebesar Rp100 ribu dari pihak desa," ucapnya.

Baca Juga: Mau Daftar SNMPTN 2022 Jurusan Seni Musik? Jangan Lupa Siapkan Portofolio Ini

Kendati begitu, lanjut dia, pihaknya pun bakal kembali memberikan bantuan kepada Fitri dengan memberikan pampers.

"Insyaallah nanti kami pun akan support dengan memberikan pampers, kebetulan tadi pihak keluarga mengeluhkan membutuhkan pampers," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah setempat bisa lebih memperhatikan kondisi warganya, terlebih dengan kondisi seperti keluarga Fitri Anggraeni.

Baca Juga: Simak Jadwal SIM Keliling Jakarta Jumat 25 Februari 2022

"Memang perlu dimaklumi, mungkin pemerintah juga masih ada urusan yang lain, tapi melihat kondisi Fitri memang belum ada perhatian hingga saat ini. Tolonglah lebih diperhatikan warga di KBB," pungkasnya.

Sementara itu, Ibu angkat Fitri, Titin mengaku pihaknya sangat kaget lantaran melihat sejumlah orang yang tiba-tiba mendatangi rumahnya.

"Tiba tiba ada yang datang dan saya kaget karena ngasih kursi roda buat anak saya. Saya seneng banget enggak nyangka ternyata masih banyak yang peduli," ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan kursi roda tersebut, anaknya bisa bermain di luar rumah.

"Fitri ingin sekali melihat dan bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Sekali lagi, terima kasih orang-orang baik di sana," tandasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran