Libur Panjang Akhir Pekan, Kunjungan Wisatawan di Lembang KBB Masih Normal

Angka kunjungan di sejumlah objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur panjang akhir pekan ini masih normal

Libur Panjang Akhir Pekan, Kunjungan Wisatawan di Lembang KBB Masih Normal
Libur panjang akhir pekan di beberapa objek wisata yang ada di Lembang KBB masih terhitung normal.


INILAHKORAN, Ngamprah - Angka kunjungan di sejumlah objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur panjang akhir pekan ini masih tetap normal.

Padahal, jumlah wisatawan yang tampak menginap di kawasan Lembang KBB kebanyakan rombongan keluarga, namun hal itu tidak berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, Heri Partomo menilai, tak adanya peningkatan signifikan para wisatawan ke sejumlah objek wisata di Lembang selama libur panjang merupakan hal wajar.

Baca Juga: Dampak PPKM Level 3 Mulai Terasa, Pengusaha Objek Wisata Pun Mengeluh

"Tak adanya peningkatan kunjungan wisatawan selama masa libur panjang ini salah satunya karena wilayah KBB masuk aglomerasi Bandung Raya dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Level 3," ujarnya.

Menurutnya, adanya kebijakan dari pemerintah tersebut diakuinya cukup berpengaruh terhadap tingkat kedatangan wisatawan.

Pasalnya, ada berbagai kegiatan yang dilakukan dalam PPKM Level 3 tersebut, seperti adanya pengetatan di perjalanan yang dilakukan oleh petugas kepolisian seperti adanya rekayasa arus lalu lintas ganjil genap.

Baca Juga: Sepekan, Sebanyak 14 Orang Pasien Positif Covid-19 di Garut Meninggal Dunia

"Selama PPKM Level 3 maka aturan di objek wisata harus lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Kami juga memantau pelaksanaannya di lapangan bersama petugas gabungan dan tim satgas COVID-19," tuturnya.

Kendati begitu, ia pun meminta kepada semua pengelola objek wisata untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.

Terutama, sambung dia, terkait carrying capacity 25 persen untuk mencegah adanya lonjakan pengunjung dan penerapan aplikasi peduli lindungi.

"Meski tidak ada peningkatan, tapi kami tetap antisipasi adanya lonjakan wisatawan. Sebab di pekan ini ada dua tanggal merah libur nasional, yang bisa saja dimanfaatkan warga untuk berlibur," pungkasnya. *** ( agus satia negara).


Editor : inilahkoran