Cabuli Anak Tiri, Pria Asal Lembang Nyaris Dikeroyok Warga

Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Cabuli Anak Tiri, Pria Asal Lembang Nyaris Dikeroyok Warga
ilustrasi cabul
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
 
Ironisnya, aksi bejat tersebut dilakukan FA (42) terhadap anak tirinya yang semestinya dia lindungi. Akibat pencabulan tersebut FA nyaris menjadi bulan-bulanan warga.
 
Tak hanya itu, warga pun sempat mengepung rumah pelaku dan berusaha untuk memukulinya namun hal tersebut berhasil dicegah aparat kepolisian. Bahkan, sebelum polisi tiba Ketua RT dan RW mengikat tangan pelaku agar tidak kabur. 
 
 
Saat pelaku dievakuasi dari dalam rumahnya, anggota polisi bersama Babinsa turun menenangkan warga. Kendati sudah ditenangkan, beberapa pukulan warga mendarat di wajah pelaku.
 
"Kita sudah mendengar kabar tersebut, lalu mendampingi korban untuk membuat laporan ke Polres Cimahi. Termasuk mengantar korban cek visum ke rumah sakit," kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), KBB, Prihatin Mulyati, Rabu 23 Maret 2022.
 
Ia menyebut, tindak pencabulan pelaku berinisial FA, dilakukan terhadap anak tirinya pada Sabtu 19 Maret 2022 pagi. 
 
 
Ia menuturkan, informasi tersebut menyebar cepat sehingga membuat kekesalan warga tidak terbendung. 
 
"Akhirnya pada Selasa 22 Maret malam rumah pelaku sempat dikepung oleh warga," tuturnya.
 
Ia menyebut, agar lingkungan di sekitarnya tidak resah, pihaknya berkoordinasi dengan RT dan RW agar keluarga korban bisa ditenangkan dan warga tidak main hakim sendiri.
 
Sementara menurut korban, sebut dia, tindak pencabulan FA terhadap korban dilakukan beberapa kali saat situasi rumah sedang sepi.
 
 
"Tadi malam kami menyaksikan aksi warga, beruntung pelaku segera diamankan. Kami berterima kasih atas tindakan cepat polisi, dan meminta pihak berwajib menghukum seberat-beratnya pelaku," pungkasnya.*** (agus satia negara).
 
 


Editor : inilahkoran