Kaum Disabilitas KBB Dianggap Kurang Diperhatikan, Hengky Kurniawan Tanggapi Begini

Pemda Bandung Barat dianggap kurang perhatian terhadap kaum disabilitas. Plt Bupati Hengky Kurniawan menjawab begini:

Kaum Disabilitas KBB Dianggap Kurang Diperhatikan, Hengky Kurniawan Tanggapi Begini
Hengky Kurniawan bicara soal tudingan Pemda Bandung Barat tak memperhatikan kaum disabilitas.

INILAHKORAN, Ngamprah- Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) dianggap kurang memperhatikan nasib disabilitas. Hengky Kurniawan pun buka suara.

Pasalnya, hingga saat ini angka pengangguran di KBB mencapai 12 persen. Padahal, sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 peran perusahaan swasta wajib menarik sedikitnya satu persen dari jumlah penyandang disabilitas sebagai pegawai atau pekerja.

Menyikapi persoalan itu, Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah membantu para penyandang disabilitas dengan cara menyiapkan booth khusus untuk mereka menjual produknya.

Baca Juga: Peta Desa Busan yang Mengungkapkan Bekas Rumah Nenek Jungkook BTS Menyebabkan Kontroversi

"Makanya kalau di IKEA Kota Baru Parahyangan itu ada Planet Disabilitas," katanya, Kamis 24 Maret 2022.

Bahkan, jelas dia, sekarang di samping Kantor KONI KBB sedang dilakukan penataan parkir yang nantinya akan dibuatkan berbagai etalase produk dari para pengrajin di KBB.

"Jadi Dekranasda sekarang yang berada di bawah kepemimpinan istri saya sudah saya minta agar betul-betul didorong lebih aktif karena prospeknya bagus," jelasnya.

Ia menyebut, omzet dari pelaku UMKM yang ada di IKEA cukup bagus dan saat ini tengah mengikuti pameran Inacraft.

Baca Juga: Kronologi 3 Pria Mabuk Bobol Rumah di Garut, Salah Satu Pelaku Seorang Perawat

"Jadi semangat para pengrajin sekarang mulai tinggi, karena mendapat omzet dan perhatian dari pemerintah, termasuk juga produk dari teman-teman disabilitas," sebutnya.

Terkait dengan aturan 1 persen penyandang disabilitas harus bekerja di industri, ia mengaku belum mengecek, tapi kalau untuk di Pemda KBB sendiri pihaknya sudah membuka ruang bagi para penyandang disabilitas.

"Sempat saya sampaikan, waktu ulang tahun disabilitas dua tahun lalu. Silahkan kirimkan CV dan lain sebagainya," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Suap Abdul Gafur Masud, Catat: Pengusaha Penajam Paser Utara Ini yang Pertama Diadili

"Kita sudah buka, tinggal kita menunggu yang berminat saja," sambungnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum mengecek seberapa banyak penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di industri atau perusahaan.

"Tapi selain industri kita dorong semangat kewirausahaannya. Jadi wirausahawan saja," pungkasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran