Polrestabes Bandung Musnahkan Ribuan Knalpot Bising Hasil Penindakan
Jelang Ramadan, Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan knalpot bising bukan pabrikan dari hasil razia atau penindakan tiga bulan terakhir
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polrestabes Bandung musnahkan ribuan knalpot bising hasil dari penindakan di wilayah hukum kota Bandung.
Kegiatan pemusnahan knlapot bising tersebut, dipimpin langsung Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung, di halaman utama Mapolrestabes, Jalan Jawa, Kota Bandung, pada Rabu 30 Maret 2022.
"Jadi, untuk hari ini kita melaksanakan pemusnahan knalpot bising yang sudah ditemukan di wilayah hukum Polrestabes Bandung sebanyak 1.700-an yang kita musnahkan," katanya.
Baca Juga: Wartawan Metro TV Dipukul Oknum Polisi Sumedang, Kapolda Jabar Minta Maaf
Aswin mengatakan penindakan terhadap knalpot bising bukan pabrikan, dilakukan sejak tiga bulan lalu, terhitung pada Januari 2022.
Apalagi, saat ini mendekati bulan puasa, penindakan knalpot bising bukan pabrikan, salah satu antisipasi terjadinya tindak kejahatan seperti balap liar sampai dengan aksi begal.
"Kita sudah melaksanakan sosialisasi ke sekolah, bengkel dan komunitas anak muda yang bisa menggunakan knalpot bising, satu bulan terakhir kita lakukan penegakan hukum sesuai UU lalulintas angkutan jalan raya dan dilakukan penilangan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpor bising. Kita bekerja sama dengan IMI Jabar sifatnya sosialisasi edukasi dan bagi yang tidak nurut kita lakukan penindakan tegas," ucapnya.
Baca Juga: Akhirnya Saifuddin Ibrahim Jadi Tersangka, Gara-gara Minta 300 Ayat Al Quran Dihapus
Aswin mengatakan pihaknya bakal terus lakukan penindakan knalpot bising bukan pabrikan. Bahkan pihaknya akan memperketat patroli lalu lintas, untuk lakukan penindakan tersebut.
"Ini kita akan lakukan terus, tidak hanya operasi kemarin saja, tapi ke depan Lantas yang patroli dan menemukan motor yang menggunakan knalpot bising akan kita tindak, agar Bandung terlepas dari kebisingan knlapot tidak standar," ucapnya. (Cesar Yudistira)
Editor : inilahkoran


