Pasar Tagog Padalarang Selesai Dibangun, Pedagang Bisa Kembali Berjualan

Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan memantau Pasar Tagog Padalarang yang baru selesai dibangun.

Pasar Tagog Padalarang Selesai Dibangun, Pedagang Bisa Kembali Berjualan
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan (kanan) di Pasar Tagog Padalarang.

INILAHKORAN, Ngamprah - Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mulai melakukan pantauan ke Pasar Tagog Padalarang yang baru selesai dibangun.

Hengky Kurniawan pun mendapati beberapa pedagang mulai mengisi lapak di Pasar Tagog Padalarang. 

Berdasarkan pantauan tersebut, Hengky memastikan kondisi Pasar Tagog Padalarang saat ini sudah tinggal tahap finishing.

Baca Juga: Gerakan Nasional Indonesia Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Kemudian dari segi kebersihan juga terjamin, sehingga akan membuat pedagang dan pembeli akan merasa nyaman saat bertransaksi

"Saya pantau tadi, para pedagang sudah banyak yang mengisi kiosnya. Di lantai dasar sudah penuh, begitu juga lantai satu dan dua," katanya.

Sementara untuk peresmian pasar, sebut dia, kemungkinan hal tersebut dilakukan setelah Idul Fitri.

Baca Juga: Nahas Tabung Gas 3 kg Meledak di Waktu Sahur, Rumah Hancur, 3 Penghuninya Luka Bakar

Sebab saat ini fokus pedagang masih kepada proses pindahan dari Tempat Pedagang Berjualan Sementara (TPBS) di Jalan Gedong Lima. Serta kesibukan dalam melayani pembeli menjelang munggahan.

"Peresmian dijadwalkan setelah lebaran sekaligus halal bihalal karena sekarang kan pedagang masih disibukan proses pindah mengisi kios dan lapak mereka. Apalagi sekarang juga mau puasa jadi waktunya belum pas," jelasnya.

Disinggung soal keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kembali memenuhi jalanan di sekitar Pasar Tagog Padalarang, ia mengaku, pihaknya sedang mencari solusi terkait persoalan itu.

Baca Juga: Polres Cimahi Larang Kegiatan Sahur On The Road, Begini Alasannya

Pasalnya revitalisasi Pasar Tagog dimaksudkan untuk mengakomodir semua pedagang agar tidak ada yang berjualan di pinggir jalan.

"Nanti saya intruksikan Disperindag, Satpol PP, dan camat untuk mencari solusi itu (PKL). Kami ingin kehadiran Pasar Tagog ini bisa menghilangkan kemacetan dan kesan kumuh di kawasan Padalarang," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, KBB, Ricky Riyadi menambahkan di Pasar Tagog Padalarang tercatat total ada sekitar 1.400 lapak dan kios.

Sebagian besar sudah mulai ditempati oleh pedagang walaupun masih ada yang belum.

Baca Juga: Esteban Vizcarra Dicoret Persib, Teddy Tjahjono: Pelatih yang Memutuskan

"Pedagang sudah pindah secara bertahap sejak pekan lalu, karena target kami memang sebelum puasa pasar ini sudah bisa digunakan," imbuhnya*** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran