Soal Lambatya NI dan SK Pegawai PPPK, Ini Kata Kepala BKPSDM KBB
Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap satu dan dua di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah dilanda kegalauan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap satu dan dua di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah dilanda kegalauan.
Pasalnya, usai dinyatakan lolos mereka terpaksa harus menunggu Nomor Induk (NI) dan turunnya Surat Keputusan (SK) bahwa mereka telah tercatat secara resmi oleh pemerintah daerah sebagai PPPK.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB, Asep Ilyas mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan sebanyak 1.314 PPPK guru tahap satu untuk mendapatkan nomor induk ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Baca Juga: Realisasikan Janji Politik, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Siap Dampingi Yana Mulyana
"Kami sudah usulkan semua PPPK tahap satu di KBB, sebanyak 1.314 orang untuk mendapatkan NI ke BKN. Sekarang tinggal menunggu proses di BKN selesai," katanya Selasa 19 April 2022.
Ia mengaku, pihaknya hanya menerima hasil kelulusan yang telah diumumkan dan memfasilitasi untuk pengusulan NI PPPK guru ke BKN. Sementara untuk kewenangan dan pelaksanaan seleksinya dilakukan oleh Kemendikbud.
"Jumlah Formasi PPPK Guru di KBB total sebanyak 4.560 dengan pengadaan seleksi tiga tahap," ujarnya.
Baca Juga: Soal Penangkapan Teruga Teroris di Bandung, Ini Pesan Yana Mulyana
Ia menyebut, saat ini yang sudah diusulkan ke BKN untuk mendapatkan NI adalah mereka yang lulus tahap satu.
Seluruh dokumen seperti kelulusan hasil seleksi yang di tanda tangani Bupati Bandung Barat, nota usul pertimbangan teknis NI, surat pernyataan rencana penempatan dari Disdik, dan dokumen lainnya sudah diserahkan ke BKN.
"Sejak 10 April 2022 lalu sudah dimasukan ke BKN, tinggal menunggu saja karena SOP di BKN itu prosesnya 25 hari kerja," ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini pun sama dialami oleh kabupaten/kota di Jawa Barat, bukan hanya KBB saja tapi banyak juga yang belum.
Baca Juga: Terduga Teroris di Bandung Sering Ubah Identitas, Kadang Ilyas, Zulfikar, hingga Umar
"Apalagi jumlah pengadaan formasi PPPK guru di KBB sangat banyak, yakni totalnya sebanyak 4.560 yang terbagi dalam tiga tahap seleksi," tuturnya.
Ia menyebut, PPPK yang lulus tahap satu ada 1.314, tahap dua 743, sementara formasi untuk tahap tiga berjumlah 1.167.
"Jadi progres usulan NI PPPK guru tahap satu semua telah terselesaikan, sementara untuk pengusulan NI PPPK tahap dua masih menunggu regulasi dari BKN," pungkasnya.
Baca Juga: Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Kota Bandung Merupakan Petinggi
Sementara itu, Koordinator PPPK guru tahap satu, Olih Kamiludin meminta PPPK guru tahap satu yang sudah lulus dan ada di 16 kecamatan agar bersabar.
Ia mengaku, BKPSDM KBB sudah bekerja maksimal dan tinggal menunggu hasil dari BKN.
"Kepada teman-teman seperjuangan mohon bersabar menunggu turunnya pertimbangan teknis NI yang jika sudah keluar, BKPSDM akan memproses peng-SK-an," ujarnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


