Kota Bandung Miliki Inovasi Penanganan Kebakaran di Daerah Padat Namanya Sprinkler Warga

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menghadirkan inovasi penanganan kebakaran bernama Sprinkler Warga

Kota Bandung Miliki Inovasi Penanganan Kebakaran di Daerah Padat Namanya Sprinkler Warga
Kota Bandung melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) kembali menghadirkan sebuah inovasi penanganan kebakaran di daerah padat penduduk bernama Sprinkler Warga.

INILAHKORAN,Bandung- Kota Bandung melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) kembali menghadirkan sebuah inovasi penanganan kebakaran di daerah padat penduduk bernama Sprinkler Warga.

Hebatnya, inovasi baru Diskar PB Kota Bandung bernama Sprinkler Warga tersebut dapat masuk ke gang-gang sempit dan memadamkan api untuk fase awal kebakaran.

Inovasi baru Diskar PB Kota Bandung bernama Sprinkler Warga sebenarnya sudah diluncurkan pada 2021 lalu, namun baru terpasang di 20 kelurahan saja.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kadisdik Minta CGP Lakukan Hal Ini

Kini di tahun 2022, Diskar PB Kota Bandung pun kembali menambah inovasi Sprinkler Warga tersebut di 20 kelurahan. Hal itu dilakukan untuk mengurai permasalahan kebakaran di kawasan padat penduduk dan gang sempit.

Pelaksana Tugas Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana menjelaskan, inovasi Sprinkler Warga ini berkaca pada wilayah kebakaran di kawasan padat penduduk. K

awasan tersebut sangat sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran. Alat ini sebelumnya pernah luncurkan pada 2021 lalu. Ada lima alat yang diluncurkan saat itu.

Baca Juga: Kapal Tugboat Bojoma 2906 Terbakar di Sungai Batanghari Muarojambi

"Di tahun 2022 akan dipasang di 20 kelurahan. Akan dibuat skala prioritas berdasarkan kepadatan penduduk dan titik air," ucap Gun Gun saat memberikan pengarahan dan sosialisasi penggunaan Sprinkler Warga di RW 05 Kelurahan Cibaduyut Kidul, Selasa 19 April 2022.

Wilayah RW 05 Kelurahan Cibaduyut Kidul jadi salah satu contoh nyata kawasan padat penduduk yang sulit dijangkau mobil pemadam. Jangankan mobil pemadam, dua sepeda motor berpapasan saja harus bergiliran.

Berbicara soal alatnya, Sprinkler Warga berbentuk kecil. Tingginya diperkirakan tidak lebih dari satu meter. Alat ini bisa didorong dan dilepas -pasang.

Baca Juga: Hati-hati Pungli THR Lebaran, Ridwan Kamil Imbau Warga Langsung Lapor

Cara penggunaannya relatif mudah. Setelah menemukan sumber air pemadam, alat ini bisa langsung dipasang dan dihubungkan dengan sumber air.

Daya semprotnya berasal dari sepeda motor. Secara praktis, gesekan ban motor yang ditempel ke badan alat ini menghasilkan energi. Besarannya pun tidak main-main.

"Ada indikator (bar) energinya. Dan ini luar biasa. Kalau mencapai 3 bar, itu untuk kasus kebakaran awal sudah bisa ditangani alat ini," ucap Gun Gun dalam keterangan tertulis Pemkot Bandung kepada inilahkoran.id

Baca Juga: Amalan Ramadhan, 2 Sayap Kehidupan, Ustadz Khalid Basalamah: Selamat Dunia Akhirat

Pelatihan penggunaan Sprinkler Warga ini melibatkan Relawan Damkar (Redkar) di kewilayahan.

Untuk diketahui, Redkar adalah upaya memberdayakan masyarakat dalam penanganan dan penanggulangan kebakaran yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota 12 tahun 2022.***


Editor : inilahkoran