Optimalkan Bonus Demografi, Pemkot Bandung Rangkul Pemuda Percepat Pemulihan Ekonomi

Pemkot Bandung merangkul kalangan pemuda untuk turut dalam percepatan pemulihan ekonomi. Hal itu sekaligus mengoptimalkan bonus demografi

Optimalkan Bonus Demografi, Pemkot Bandung Rangkul Pemuda Percepat Pemulihan Ekonomi
Optimalkan bonus demografi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mendorong peran aktif pemuda dalam percepatan pemulihan ekonomi

INILAHKORAN,Bandung,- Pemkot Bandung merangkul kalangan pemuda untuk turut dalam percepatan pemulihan ekonomi. Hal itu sekaligus mengoptimalkan bonus demografi Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengungkapkan, bonus demografi yang dimiliki Kota Bandung merupakan peluang yang harus dapat dioptimalkan khususnya dalam percepatan pemulihan ekonomi.

Yana Mulyana menegaskan, terkait dengan hal itu, Pemkot Bandung pun akan memberi stimulus dengan menganggarkan bagi pengembangan kebutuhan kegiatan positif kalangan pemuda.

Baca Juga: BMW Terbakar di Basement Mall BIP Bandung, Begini Kronologinya...

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung akan memberi stimulus dengan menganggarkan kebutuhan kegiatan positif untuk para Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK).

"Energi pemuda di Kota Bandung ini sangat luar biasa. Maka dari itu, kami akan memberikan stimulus anggaran untuk setiap DPK," ungkap Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam acara Ramadan Gathering Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) dan DPK se-Kota Bandung, Minggu 24 April 2022.

Yana berharap, dengan dukungan yang diberikan Pemkot Bandung, bisa mendongkrak peran para pemuda untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Baca Juga: Liga Ngabuburit 2022, Yana Mulyana Optimistis Sambut Kegiatan Olahraga Pascapandemi

"Melalui organisasi teman-teman pemuda ini, bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan potensi para pemuda di Kota Bandung," ujar Yana dalam keterangan tertulis kepada inilahkoran.id, Minggu 24 April 2022.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Bandung, Edwin Khadafi mengatakan, dengan bantuan tersebut akan semakin membuka program kolaborasi dengan stakeholder lainnya.

"Selain anggaran kecamatan se-Kota Bandung yang telah disetujui Pemkot Bandung, keran informasi juga akan dibuka bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berkolaborasi membangun Kota Bandung ke depannya," tutur Edwin.

Baca Juga: Keren! Puasa Ketiga di Tengah Pandemi, Warga Kota Bandung Makin Solid

Sebab baginya, untuk membuat catatan histori kemajuan Kota Bandung tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu kolaborasi dengan berbagai unsur mulai dari eksekutif, legislatif, hingga kawan-kawan OKP dan DPK.

"Bangun Bandung itu harus 'keroyokan'. Bersama 122 OKP dan 30 DPK yang hadir di sini, kita bangun spirit konsolidasi. Apalagi Bandung merupakan kota dengan banyak sejarah kemajuan episentrum Indonesia," ucapnya.

"Maka hari ini, anak-anak muda Bandung ingin kembali menghadirkan catatan-catatan kemajuan baru yang menggembirakan bagi masyarakat Kota Bandung," imbuhnya.

Baca Juga: Sempat Duduki Peringkat Pertama, Capaian Vaksinasi Booster di KBB Turun Drastis

Seperti diketahui Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sekitar 70,52 persen penduduk Kota Bandung merupakan kelompok usia produktif (15-64 tahun).

Dari angka ini terlihat tingginya bonus demografi yang dimiliki Kota Bandung jika bisa mengoptimalkan potensi para pemudanya.***


Editor : inilahkoran