Banjir Surut, Akses Jalan Mohamad Toha-Dayeuhkolot Bisa Dilalui

Banjir di beberapa daerah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang Kabupaten Bandung berangsur surut. Akses jalan mulai bisa dilalui kendaraan.

Banjir Surut, Akses Jalan Mohamad Toha-Dayeuhkolot Bisa Dilalui
Banjir di beberapa daerah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang mulai surut
INILAH, Bandung- Banjir di beberapa daerah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang Kabupaten Bandung berangsur surut. Akses jalan mulai bisa dilalui kendaraan.
 
Seperti terpantau di Jalan Raya Mohamad Toha-Dayeuhkolot tepatnya di depan pabrik Metro Garmen yang sebelumnya tak bisa dilalui, saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.
 
Kemudian, akses jalan Dayeuhkolot-Banjaran sudah bisa dilintasi. Sementara itu,  Jalan Raya  Andir-Katapang masih belum bisa dilintasi. Sebab, masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter. Termasuk di jalan Siliwangi yang menghubungkan Dayeuhkolot-Ciparay masih terendam banjir dengan ketinggian 60 cm.
 
Di pemukiman warga, seperti di Kelurahan Andir, Baleendah dan Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot banjir masih merendam pemukiman dengan ketinggian bervariasi. Jika pada Kamis lalu (4/4), banjir di Bojong Asih merendam hingga akan mencapai jalan utama. Namun, saat ini banjir hanya sampai kantor Desa Dayeuhkolot.
 
Herman (39) salah orang warga Kampung Jambatan RT 02 RW 09, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabuoaten Bandung mengatakan, banjir di pemukiman warga di kelurahan Andir masih tinggi. Termasuk di jalan Andir-Katapang dengan ketinggian satu meter lebih sehingga akses jalan terputus.
 
 "Banjir besarnya Kamis kemarin tapi kalau dengan pasang surut sampai kurang lebih tiga bulan," kata Herman  di Baleendah, Minggu (7/4/2019).
 
Herman mengatakan, hingga saat ini warga banyak yang bertahan di rumah masing-masing. Bencana banjir tahunan ini membuat warga bosan untuk mengeluh. 
 
"Percuma ngomong juga, warga mengeluh minta bantuan tapi gak pernah sampai. Bahkan sejak Kamis kemarin tidak ada bantuan yang ia terima," ujarnya.
 
Meski begitu, ia dan warga lainnya tetap berharap agar masalah banjir bisa segera terselesaikan. Sehingga masyarakat tidak lagi menjadi korban banjir. 


Editor : inilahkoran