Banyak Berperan dalam Program UKW Gratis, Emil Diberi Penghargaan PWI Jabar
Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat mengapresiasi program 1.000 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) se Jawa Barat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat mengapresiasi program 1.000 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) se Jawa Barat. Aspresiasi diberikan Hilman dihadapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil), saat membuka Road Show UKW Provinsi Jawa Barat angkatan 64-65 yang bertempat di Hotel Aston Cirebon, Sabtu 19 Juli 2023.
Menurut Hilman, road show program 1.000 peserta UKW yang diadakan PWI Jawa Barat, justru saat ini banyak ditiru daerah lain. Hal itu tentunya tidak lepas dari peran penting dan bantuan pak Emil yang selama ini memang dikenal dekat dengan kalangan media.
"Pak gubernur sudah menunjukan hal yang esensial. Dia sangat peduli dengan kualitas wartawan. Akhirnya provinsi Jabar mau membantu program ini, dan wartawan yang mau ikut UKW bisa mengikuti secara gratis," kata Hilman.
Hilman tidak menyangkal, di Jabar sendiri ada sekitar 2 ribuan perusahaan media. Sementara jumlah wartawannya, diperkirakan bisa mendekati 10 ribuan. Jumlah tersebut, hanya sebagian kecil saja yang yang lolos UKW dan terverifikasi dewan pers. Disinilah PWI punya kelebihan mengurus kode etik dan kesejahteraan wartawan
"Intinya, peran pak gubernur untuk membantu wartawan mendapatkan sertifikat UKW, sangat membantu. Sama seperti kepedulian beliau yang sudah sukses mengentaskan angka kemiskinan di Jawa barat," ucapnya.
Sementara itu, Ridwad Kamil menilai, UKW merupakan program yang sangat penting. Dia menilai, ini adalah bagian peran wartawan untuk bisa naik kelas. Hal itu selaras dengan program Jawa barat yang juga harus naik kelas. Untuk itu, semua program gubernur Aher sebelumnya tetap dilanjutkan.
"Yang bagus dari pak Aher akan dilanjutkan. Prinsip saya, tidak ada hari ini tanpa masa lalu. Saya juga banyak gagasan baru yang terus diselaraskan," jelasnya.
Penghargaan yang diberikan PWI Jabar untuk dirinya, adalah penghargaan yang ke 531. Ratusan penghargaan tersebut, dia persembahkan untuk masyarakat Jabar. Artinya, ada perubahan yang dimonitor dalam hal keberhasilan suatu pencapaian.
"Data BPS menyebutkan, angka kemiskinan di Jabar satu tahun terakhir ini turun menjadi 7,62 persen. Ini artinya, satu tahun terakhir ini ada 310 ribu warga Jabar yang naik kelas dari miskin ke kelas menengah," paparnya.
Sementara akunya, angka kemiskinan pada tingkat nasional saat ini berada di kisaran 9,2 persen. Untuk itu, warga Jabar harus bangga karena hanya jawa barat saja yang bisa menaikan jumlah warga miskin ke warga menengah terbesar se pulau jawa.
"Ini juga salah satunya peran media yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tapi hanya saja zaman medsos seperti sekarang itu susah viral kalau beritanya itu baik. Justru kalau ada masalah, viralnya cepat," akunya.
Emil menambahkan, dengan semakin canggihnya tekhnologi maka fasilitas wartawanpun harus dilengkapi dengan alat komunikasi yang canggih. Ini supaya setiap ada moment yang ditemui, bisa langsung di upload supaya informasi bisa langsung di lihat masyakarat.
"Disinilah wartawan yang sudah mengantongi sertifikat UKW, bisa tahu batasan mana berita mana yang bisa di upload dan mana yang tidak. Intinya, bekerjalah sesuai dengan kode etik jurnalistik," tukas Emil. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

