Barang Mewah di Lapas Cibinong Raib, Kemenimipas Lacak Pelaku Pemindahan

Kemenimipas usut perbedaan kondisi fisik Lapas Cibinong dengan temuan Ombudsman. Sejumlah barang mewah diduga hilang dan dipindahkan sebelum pemeriksaan.

Barang Mewah di Lapas Cibinong Raib, Kemenimipas Lacak Pelaku Pemindahan
Barang Mewah di Lapas Cibinong Raib, Kemenimipas Lacak Pelaku Pemindahan

INILAHKORAN.ID - Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menemukan adanya ketidaksesuaian antara dokumentasi sidak Ombudsman RI dengan kondisi fisik terkini di Lapas Kelas IIA Cibinong. 

Sejumlah fasilitas mewah yang sebelumnya terekam kamera kini diduga mendadak raib dari lokasi.

​Inspektur Jenderal Kemenimipas, Komjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya menyisir secara langsung sejumlah titik, mulai dari blok hunian warga binaan, rumah dinas, tempat pembuangan sampah, guest house, hingga area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

​Namun, dalam penyisiran tersebut, beberapa barang elektronik dan fasilitas yang dilaporkan oleh Ombudsman tidak lagi ditemukan di posisi semula.

​"Di mana? Kok sekarang tidak ada? Siapa yang memindahkan? Tentunya yang memindahkan ini harus bertanggung jawab. Kenapa dipindahkan? Nanti akan ketemu," tegas Rudi. 

​Fasilitas Mewah yang Menjadi Objek Pemeriksaan

​Tim Kemenimipas menginventarisir seluruh temuan Ombudsman untuk melacak keberadaan barang-barang tersebut, di antaranya:

​Minuman beralkohol

​Alat kebugaran (gym)

​Perangkat yang disebut sebagai simulator

​Barang elektronik seperti televisi dan kulkas

​Foto-foto serta barang pribadi lainnya

​​Guna mengusut pihak yang bertanggung jawab atas pemindahan barang bukti tersebut, tim penyidik telah memeriksa 52 orang warga binaan dan memanggil sekitar 50 petugas lapas untuk dimintai keterangan.

​Pemeriksaan mendalam masih terus berjalan untuk mengungkap alasan di balik perbedaan kondisi kamar hunian serta mengusut indikasi pelanggaran kode etik maupun prosedur operasional standar (SOP) di Lapas Cibinong.


Editor : Firda Rachmawati