Batasan Makmum Bisa Masbuk, Buya Yahya: Sampai Gerakan Imam yang Ini
Tidak hanya sholat wajib yang 5 waktu, tapi juga dibarengi sholat sunnah lainnya. Apalagi jika sholat tersebut dikerjakan berjamaah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Amalan bulan Syawal yang harus diutamakan selain puasa yang hukum wajib, juga adalah meningkatkan sholat.
Tidak hanya sholat wajib yang 5 waktu, tapi juga dibarengi sholat sunnah lainnya. Apalagi jika sholat tersebut dikerjakan berjamaah di masjid.
Lalu masalah sering ditemui ketika makmum telat mengikuti waktu sholat berjamaah dan masbuk mengikuti imam.
Baca Juga: Bolehkah Sholat Menggunakan Mukena Bermotif? Ini Penjelasan Hukumnya dari Buya Yahya
Apa saja batasan masbuk yang harus diperhatikan makum?
Buya Yahya dalam Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan ada batasan makmum bisa melakukan masbuk sampai dengan imam berada di sujud terakhir pada rokaatnya.
“Misalkan kita baru datang dan imam sedang sujud, itu langsung saja sujud karena dihitung 1 rokaat,” jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Lirik Laguâ Senandung Maaf – White Shoes & The Couples Company
Ada jamaah yang sengaja menunggu imam berdiri terlebih dahulu karena merasa tanggung dan tidak sah sholatnya.
Padahal menurut Buya lebih banyak gerakan yang mengikuti imam dari awal itu semakin bagus dan banyak pahalanya.
“Ikuti saja imam, kecuali sudah di sujud kedua nah baru tunggu berdiri saja,” lanjutnya.
Baca Juga: Terlalu! Penipu Ngaku Jadi Wali Kota Bogor Bima Arya Gasak Uang PAUD, Begini Modusnya
Amalan bulan Syawal, masbuknya seorang makmum dalam sholat menjadi solusi bagi umat muslim yang ingin terus menunaikan ibadah sholat berjamaah meskipun terlambat.
Pahala seorang yang masbuk dengan yang mengikuti sholat dari awal waktu pun sama, tidak berkurang sedikit pun.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

