Bawaslu dan Pemda KBB Lakukan Penertiban APK Pemilu 2024 Secara Serentak di Hari Pertama Masa Tenang
Masuki hari pertama masa tenang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Pemda KBB melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) secara serentak di 16 kecamatan di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Masuki hari pertama masa tenang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Pemda KBB melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) secara serentak di 16 kecamatan di wilayahnya.
penertiban APK saat ini dilakukan dengan mengoptimalkan para petugas dari tingkat kabupaten hingga tingkat wilayah.
"Panwascam, Pengawas Kelurahan Desa (PKD) dan juga pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) kita libatkan pada penertiban APK ini," kata Ketua Bawaslu KBB, Riza Nasrul Falah Sopandi kepada wartawan, Senin 11 Februari 2024.
Sebelumnya, ungkap Riza, pihaknya telah memberikan imbauan kepada seluruh partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 untuk menurunkan APK secara mandiri.
"Kendati memang ada yang menjalankan imbauan tersebut dan adapun yang tidak, mungkin memang APK ini sudah menjamur ya sudah kita tertibkan saja," ungkapnya.
Pihaknya beserta Pemda Bandung Barat dan kepolisian telah melakukan penurunan sebagian APK sejak semalam.
"Kalau misalkan cuaca memungkinkan ya kita maksimalkan hari ini. Termasuk yang diambil itu yang besar-besar kecuali kalau PAC, Kantor partai atau kantor yang memang terdaftar di KPU," ujarnya.
Terkait jumlah APK yang diturunkan, sambung Riza, hingga saat ini pihaknya terus mendata dengan terus mengoptimalkan petugas yang ada di desa-desa.
"Jadi intinya semua rekan-rekan PTPS dan PKD setiap hari melakukan penurunan penertiban. Untuk APK yang sudah ditertibkan dikumpulkan dulu di kantor desa maupun kecamatan," ujarnya.
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menambahkan, pihaknya bakal maksimal mensupport penyelenggara Pemilu dalam melakukan penertiban APK di masa tenang seperti saat ini.
"Jadi kami bersama Bawaslu muter nih ke seluruh kecamatan sampai ke tingkat-tingkat desa. Hari ini kami mengerahkan kurang lebih 350 personel dari Satpol PP beserta dari kecamatan," ucapnya.
"Gunanya untuk memastikan selama masa tenang ini sampai tanggal 13 Februari 2024 semua sudah selesai. Jadi hari ini sampai dengan Selasa itu kami akan terus melakukan penurunan APK," imbuhnya.
Terkait sampah yang dihasilkan dari APK selama masa kampanye tersebut, terang Arsan, terlebih dahulu akan dikumpulkan di kantor desa maupun kecamatan masing-masing.
"Pilihannya nanti ada dua yang bersangkutan akan mengambil atau kalau tidak kami akan bawa untuk ke para pengelola sampah karena kita sudah ada komunikasi," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti


