BBWS Cimanggis Janjikan Sesegera Mungkin Bangunan Tiga Pintu Air di Kecamatan Waled

Bangunann tiga pintu air akan dibangun sesegera mungkin di Kecamatan Waled.

BBWS Cimanggis Janjikan Sesegera Mungkin Bangunan Tiga Pintu Air di Kecamatan Waled
ada tiga titik akan dipasang pintu klep

INILAHKORAN, Cirebon - Kepala BBWS Cimancis, Dwi Agus Kuncoro, memastikan pemasangan pintu air atau klep di tiga titik di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon akan dilakukan sesegera mungkin.

Kepastian tersebut diperoleh usai pertemuan dengan Wabup Cirebon, camat dan para kuwu. Dia menyebutkan, ada tiga titik akan dipasang pintu klep yang lokasinya di Desa Mekar Sari dan Desa Gunung Sari Kecamatan Waled.

"Paling lambat mungkin di awal tahun. Kita pesan dulu pintunya dan dicek serta  diukur dulu sesuai dengan dimensinya,” kata Dwi, Sabtu 22 November 2025.

Dwi menjelaskan, ‎untuk pembuatan sodetan, BBWS menunggu kepastian status lahan. Setelah tanah dinyatakan clear, alat berat akan segera diturunkan.

‎"Kalau status tanah sudah clear, kami akan menurunkan alat berat untuk melakukan sodetan dan juga beberapa tempat yang bisa dibuat kolam retensi. Kita buat kolam retensi untuk tampungan sementara, yang nanti ujungnya juga ke Sungai Ciberes,” jelas Dwi.

‎Dwi menerangkan, sodetan direncanakan sepanjang 1,5 kilometer, membelah aliran dari Sungai Cipancak (Lebak Putat) menuju Ciberes. Jika dalam jalur tersebut terdapat cekungan yang berpotensi dimanfaatkan, BBWS akan membangun kolam retensi tambahan untuk memperlambat debit air masuk.

‎“Dari Sungai Cipancak, Lebak Putat ke Ciberes itu 1,5 kilometer rencananya. Tapi kami nunggu clear tanahnya dulu,” ujarnya.

Dia menambahkan, ‎saat ini BBWS terus melakukan normalisasi Sungai Ciberes secara bertahap, dari wilayah Cangkuang hingga Gebang yang membentang sekitar 28 kilometer. Pekerjaan dilakukan secara bertahap karena membutuhkan biaya besar.

‎“Kita normalisasi bertahap karena ini butuh biaya besar. Kami mengamankan sungai utamanya dulu. Kemarin penyebab banjirnya kan Sungai Lebak Putat, itu anak sungainya. Ini yang kita sudet supaya air tidak terkonsentrasi di Mekarsari,” tukas Dwi. (maman suharman) 


Editor : Firda Rachmawati