Begini Hukum Orang yang Tidak Bayar Fidyah dalam Pandangan Islam
Akan tetapi, bagaimana hukum orang yang tidak membayar fidyah? Berikut ulasannya berdasarkan pandangan Islam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - fidyah adalah kompensasi yang diberikan oleh seseorang yang tidak mampu berpuasa di bulan Ramadhan karena alasan tertentu.
Biasanya, alasan-alasan tersebut seperti sakit kronis, usia lanjut, atau keadaan lainnya yang membuat mereka tidak mungkin mengganti puasa tersebut di kemudian hari.
Pengertian Fidyah dalam Islam
Fidyah berasal dari kata Arab fadaa, yang berarti "tebusan." Dalam konteks puasa, fidyah adalah sejumlah makanan atau uang yang diberikan kepada fakir miskin sebagai pengganti kewajiban puasa yang tidak bisa ditunaikan. Dalil mengenai fidyah disebutkan dalam Al-Qur'an, surah Al-Baqarah ayat 184:
"Dan bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa), wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin."
Fidyah berlaku untuk:
- Orang tua renta yang tidak mampu lagi berpuasa.
- Orang sakit yang tidak ada harapan sembuh.
- Wanita hamil atau menyusui yang khawatir terhadap kesehatan dirinya atau bayinya, menurut sebagian ulama.
Hukum Tidak Membayar Fidyah
-
Termasuk Dosa
Orang yang wajib membayar fidyah tetapi dengan sengaja tidak melakukannya, dianggap berdosa. Hal ini karena fidyah adalah kewajiban syar'i yang menggantikan puasa. Sama seperti meninggalkan puasa tanpa alasan, tidak membayar fidyah menunjukkan kelalaian dalam memenuhi kewajiban kepada Allah SWT. -
Tidak Menghapus Kewajiban
Jika seseorang belum membayar fidyah, kewajiban tersebut tetap melekat pada dirinya hingga dia menunaikannya. Bahkan jika seseorang meninggal dunia sebelum membayar fidyah, keluarganya dianjurkan membayarkan fidyah atas nama orang tersebut. -
Harus Segera Dibayar
Tidak ada alasan untuk menunda pembayaran fidyah jika seseorang sudah mengetahui bahwa dirinya tidak mampu berpuasa. Menunda tanpa alasan yang sah dapat memperberat dosa yang ditanggung.
Cara Membayar Fidyah
Fidyah dapat diberikan dalam bentuk makanan pokok, seperti beras, atau uang yang setara dengan harga makanan tersebut. Besaran fidyah biasanya ditentukan oleh ulama setempat atau lembaga keagamaan di wilayah masing-masing. Sebagai contoh, fidyah sering dihitung sebagai satu porsi makanan untuk satu hari puasa yang ditinggalkan.
Editor : Firda Rachmawati

