Begini Keterkaitan Pihak Swasta dengan Dadan Eks Ketua BGN dalam Kasus Korupsi MBG

Tersanka keenam kasus korupsi MBG dari pihak swasta GHS ungkap kaitannya dengan BGN.

Begini Keterkaitan Pihak Swasta dengan Dadan Eks Ketua BGN dalam Kasus Korupsi MBG
Tersangka keenam kasus korupsi MBG.

INILAHKORAN, Bandung - Kejaksaan Agung (Kejagung) kini telah menetapkan tersangka keenam berinisial GHS dari kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kini Kejagung mengungkapkan keterkaitan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (DH) dengan seorang pihak swasta berinisial GHS dalam kasus korupsi MBG 

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan bahwa GHS merupakan pihak swasta yang diminta oleh Dadan untuk mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program MBG.

“Saudara GHS sudah kenal dengan Saudara DH itu sebelum tahun 2025. Jadi, sekitar sebelum tahun 2024 pun memang sudah kenal dengan Saudara DH,” tutur Syarief.

Dadan telah memberikan akses kepada GHS untuk memperoleh titik dapur SPPG melalui yayasan milik GHS.

“Jadi, yayasannya ada banyak. Memang salah satunya adalah yayasan itu (Indonesia Food Security Review, red.),” jelas Syarief.

Setelah yayasan GHS memiliki titik dapur, yayasan tersebut menjualnya kepada pihak-pihak yang ingin mendirikan dapur SPPG.

“Saudara GHS diberikan akses oleh saudara DH untuk berkomunikasi dengan tim verifikator yang ditunjuk oleh DH sehingga GHS dapat melakukan pengurusan atas rollback terhadap SPPG di bawah naungan yayasan GHS untuk dikembalikan statusnya,” tutur Syarief.

GHS diketahui memberikan sejumlah uang secara tunai, baik mata uang asing maupun rupiah, kepada Dadan usai dilakukan pengaturan titik SPPG.

Di mans uang tersebut bersumber dari mitra-mitra yang meminta bantuan keduanya agar bisa menjadi mitra MBG.

“Pemberian uang itu tidak dilakukan sekali, tapi ada yang secara berkala mungkin kalau diperlukan. Jadi, tidak sekali. Kemudian kalau jumlahnya, memang sedang kita hitung sampai saat ini,” terang.***


Editor : Irma Nurfajri