Begini Sikap Persib Terkait Rencana 11 Pemain Asing di Liga 1 Musim Depan
Persib Bandung turut buka suara terkait rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah kuota pemain asing di Liga 1 musim depan. Sebelumnya delapan, kini 11 pemain.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung turut buka suara terkait rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah kuota pemain asing di Liga 1 musim depan. Sebelumnya delapan, kini 11 pemain.
Namun dari 11 pemain pemain yang dimiliki, setiap tim hanya bisa memainkan maksimal delapan pemain asing secara bersamaan dalam satu pertandingan. Sementara tiga sisanya berada di bangku cadangan dan dapat diturunkan sebagai pemain pengganti.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menyatakan sikap terbuka dan mendukung penuh setiap langkah yang ambil PT LIB selaku operator kompetisi. Termasuk dengan penambahan kuota pemain asing ini.
“Sebagai salah satu klub profesional di Liga 1, Persib selalu berkomitmen untuk mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap setiap regulasi yang ditetapkan secara resmi, demi kemajuan bersama,” kata Adhitia, Minggu, 18 Mei 2025.
Ia meyakini bahwa setiap kebijakan yang diambil PT LIB ini, tentunya telah melalui kajian strategis. Apalagi tujuannya untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
“Lalu daya saing klub di level Asia, serta perkembangan industri sepak bola nasional secara menyeluruh,” tambahnya.
Menurut Adhitia, dinamika dan perubahan dalam struktur regulasi merupakan bagian dari proses profesionalisasi dan modernisasi kompetisi domestik, yang juga sejalan dengan arah perkembangan sepak bola global.
“Persib akan terus berupaya mempersiapkan diri secara optimal dan beradaptasi dengan dinamika tersebut, agar dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia,” tegasnya.
Sikap ini, lanjutnya, menunjukan komitmen Persib dalam menjaga integritas kompetisi. Terlebih, tim berjulukan Maung Bandung ini akan kembali tampil di AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026 setelah memastikan diri juara Liga 1 2024/2025.
“Sehingga klub bisa bersaing di level nasional maupun internasional, seiring dengan meningkatnya ekspektasi terhadap kualitas Liga 1 di masa mendatang,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

