INILAHKORAN, Ngamprah - Hadirnya Taman
the little madina yang berlokasi di
alun-alun cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disebut-sebut menjadi magnet baru bagi
warga sekitar maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Meski begitu, pasca pengerjaan tahap pertama
the little madina tersebut ada beberapa bagian lantai yang masih berupa tanah mulai ditumbuhi rumput liar. Namun, hal itu tak menghilangkan animo
warga untuk datang dan berkumpul ke sana.
Dari pantauan, ada beberapa orang
warga memanfaatkan
alun-alun cililin sebagai tempat beristirahat. Mereka duduk santai di rumput sintetis yang berada di bagian samping.
Tak hanya itu, sejumlah pedagang juga turut memanfaatkan bagian samping luar untuk berjualan dan biasanya keramaian di kawasan
the little madina biasa terjadi pada sore hari.
Salah seorang
warga, Tika Sartika (20) mengungkapkan, dirinya bangga dengan keberadaan Taman The Little Madinah
alun-alun cililin dan tentunya bisa menjadi ikon Cililin.
"Sekarang memang belum kelihatan aslinya, tapi kalau sudah jadi pasti akan luar biasa," ungkapnya kepada wartawan.
Meski begitu, ia pun berpesan , jika nanti Taman The Little Madinah
alun-alun cililin beres terbangun harus dipelihara dengan baik.
warga juga harus ikut menjaga jangan sampai rusak.
"Sayang jika tak dijaga, kan uang yang sudah dikeluarkan miliaran rupiah," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, tahap pertama pembangunan Taman The Little Madinah
alun-alun cililin tahun 2022 telah rampung dan menelan anggaran sebesar Rp 13.279.903.294,40. Sementara, Pengerjaannya dilakukan oleh PT Pulau Intan Perdana.
Selanjutnya, pada tahap kedua Pemda KBB telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar di APBD 2023 guna menuntaskan pembangunan
the little madina alun-alun cililin," kata Kabid Penataan Bangunan Gedung Prasarana Permukiman dan Bina Konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Yoga Rukma Gandara kepada wartawan.
Ia menyebut, pada 2023 ini pihaknya bakal menyelesaikan bagian basement, pemasangan rumput sintetis, payung Madinah, dan menara masjid.
"Kemudian kita bakal selesaikan bangunan pintu gerbang dan pemasangan ornamen Islami pada ruang informasi yang sudah terbangun," sebutnya.*** (agus satia negara)***