Benarkah Artis Pendatang Baru Harus Bayar hingga Rp1 M untuk Bisa Tampil di KCON LA 2025

Ternyata artis pendatang baru harus bayar hingga Rp1 M lebih untuk bisa tampil di KCON LA 2025.

Benarkah Artis Pendatang Baru Harus Bayar hingga Rp1 M untuk Bisa Tampil di KCON LA 2025
KCON LA 2025.

INILAHKORAN, Bandung - Pada awal Agustus 2025 tepatnya dari tanggal 1 sampai 3, CJ ENM menyelenggarakan festival K-Pop global 'KCON' di Crypto.com Arena dan LA Convention Center di Los Angeles, California.

Festival tahun ini menampilkan jajaran Artis K-Pop terbesar sejauh ini, dengan total 34 tim tampil selama 3 hari.

10 tim tampil di 'X STAGE', panggung yang bertujuan untuk memperkenalkan Artis Pendatang baru yang sedang naik daun kepada penggemar K-Pop global. 

Namun, menurut seorang pejabat industri baru-baru ini, setiap Agensi yang artisnya berpartisipasi di 'X STAGE' harus membayar hampir 100 juta KRW (Rp1,169 miliar) untuk momen mereka menjadi sorotan. 

Seorang petugas yang menghadiri acara tersebut mengatakan kepada MyDaily, "Kami tahu Agensi tersebut harus menanggung biaya Penerbangan dan hotel."

"Namun, begitu tiba di sini, kami baru tahu bahwa kami tidak akan mendapatkan makanan. Kami bahkan harus membayar biaya sewa tambahan," ungkapnya.

Pejabat tersebut kemudian mengklaim bahwa Artis yang tampil di panggung utama juga harus menanggung biaya tambahan tanpa bayaran.

Satu-satunya keuntungan yang diberikan CJ ENM kepada Artis panggung utama adalah tiket pesawat dan penginapan, Agensi tersebut harus menanggung biaya perjalanan staf, biaya tata rambut, tata rias, gaya, dll.

Menurut pejabat tersebut, seluruh acara KCON LA 2025 inj tidak lebih dari "eksploitasi" terhadap Artis dan agensinya. 

Menanggapi tuduhan tersebut, seorang perwakilan CJ ENM berkomentar, "ini lebih dari sekadar konser di mana para Artis tampil secara gratis."

"Mereka juga diberi kesempatan untuk berbaur dan mempromosikan diri di hadapan afiliasi dari industri musik Amerika yang diundang untuk menghadiri acara tersebut," tutur CJ ENM.

"Penampilan mereka pun mendapatkan sorotan global tidak hanya di lokasi, tetapi juga melalui siaran langsung daring," katanya.

"Semua Artis yang berpartisipasi mengetahui fakta ini dan tetap memilih untuk menjadikannya sebagai kesempatan untuk mempromosikan diri," lanjutnya.

Perwakilan lain berkomentar, "banyak tim yang tidak berhasil mengamankan tempat di panggung ini meskipun mereka bersedia membayar. Tidak semua orang bisa memanfaatkan peluang bereksposur tinggi seperti itu."***


Editor : Irma Nurfajri