Beras Paling Diburu Ibu-Ibu di Pasar Murah di Kota Bandung

Hari ini Jumat 24 November 2023, merupakan hari terakhir pelaksanaan pasar murah tahap pertama yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung.

Beras Paling Diburu Ibu-Ibu di Pasar Murah di Kota Bandung
Hari ini Jumat 24 November 2023, merupakan hari terakhir pelaksanaan pasar murah tahap pertama yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung./Yogo Triastopo

INILAHKORAN, bandung - Hari ini Jumat 24 November 2023, merupakan hari terakhir pelaksanaan pasar murah tahap pertama yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung.

Pasar murah yang telah digelar di 15 kecamatan Kota Bandung tersebut, mendapat antusias dari masyarakat. Hari ini, pasar murah dilaksanakan di Kecamatan Cibadak, Cibeunying Kidul dan Cibiru.

"Untuk sesi pertama dari tanggal 20-24, dan hari ini terakhir. Sementara untuk sesi kedua, dilaksanakan di 4 -8 Desember di 15 kecamatan. Satu hari pasar murah dilaksanakan ditiga kecamatan," kata Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah, Jumat 24 November 2023.

Dituturkan ia, pelaksanaan pasar murah disambut antusias oleh masyarakat. Pasar murah menjual berbagai komoditas dengan harga super murah. Misal beras medium yang dijual Rp 10.600 per kilogram.

Sementara harga pasaran saat ini, beras medium dijual Rp 13.000 per kilogram.  

"Memang yang paling panjang antriannya itu di pos penjualan beras. Untuk beras medium SPHP, kita menjual per pack isi lima kilogram seharga Rp 53.000. Artinya kita jual Rp 10.600 per kilogramnya. Lalu ada telur yang kita jual Rp 25.800 per kilogram," ucapnya.

Saat ini dikemukakan Elly, pihaknya masih dalam proses tahap pemilihan lokasi untuk pasar murah yang digelar di tingkat kota. Pasar murah tingkat kota, dilaksanakan pada 11-13 Desember mendatang.

Halnya pasar murah di kecamatan. Pasar murah di tingkat kota pun menjual berbagai macam komoditas. Diantaranya beras medium, telur, terigu, minyak, gas elpiji tiga kilogram, hingga cabai-cabaian.

"Kita berharap, dengan pasar murah ini dapat mengendalikan inflansi menjelang natal dan tahun baru. Lalu kedua dalam rangka stabilisasi harga barang kebutuhan pokok. Dan terakhir untuk memberikan aksebilitas warga mendapat harga murah," ujar dia. *** (yogo triastopo)


Editor : JakaPermana