Bey Machmudin Apresiasi Respon Taktis Kementerian PUPR Tangani Longsor Tol Bocimi
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengapresiasi respon taktis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengapresiasi respon taktis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam menangani Longsor yang terjadi di Tol Bocimi KM 64 beberapa waktu lalu.
Kala mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ke lokasi longsor di Tol Bocimi KM 64, Jumat 5 April 2024, Bey Machmudin menyampaikan terimakasih atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena berkat penanganan kilat Kementerian PUPR, Tol Bocimi akhirnya bisa dibuka kembali.
Terutama dalam menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran 2024, yang telah dimulai hari ini hingga 16 April mendatang.
"Terima kasih Kementerian PUPR atas respon cepat, karena ini (bertepatan) pada arus mudik lebaran dimana akan banyak kepadatan lalu lintas, tapi Pak Menteri sampaikan akan diupayakan hari senin atau selasa dibuka kembali. Jadi itu kabar baik bagi kami," ujarnya.
Pemprov Jabar menurutnya akan terus berkoordinasi dengan PUPR dan pengelola Tol Bocimi, bila pada praktiknya nanti hanya dibuka satu jalur menuju Sukabumi.
Menurut Bey Machmudin, percepatan penanganan longsor di tol tersebut penting mengingat Bocimi menjadi salah satu ruas tol yang bisa mengurai kepadatan arus mudik.
"Kita ketahui arus mudik itu kan akan lebih banyak dari jakarta menuju sukabumi dan ini akan mengurangi dan di lapangan akan kami kordinasi lagi. Dan ini hanya mobil kecil saja, truk tidak boleh lewat," imbuhnya.
Usai meninjau lokasi longsor Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan akan melakukan perbaikan secara temporer demi kelancaran arus mudik Lebaran.
"Kami akan berusaha untuk menangani secara temporer, tiga hari ini kita akan sheet pile, kemudian hari Senin nanti kita monitor, kita tes dulu untuk bisa kita upayakan jalur B-nya itu dipakai untuk jalur mudik," kata Basuki.
Strategi tersebut dilakukan agar arus mudik dari Cigombong, Bogor dapat terurai. Pihaknya khawatir kemacetan akan terjadi seperti arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kita tes (kalau) aman nanti Pak Polisi akan koordinasi untuk bisa dibuka jalur B, sementara untuk golongan satu. Jalur dari Jakarta-Sukabumi, jalurnya jalur B tapi untuk arah dari Jakarta, jadi cuma jalur sebelah sana yang difungsikan. Nah kalau arus balik kita pakai satu arah," terangnya.
Setelah arus mudik selesai, PUPR akan kebut perbaikan secara permanen. Awalnya, Basuki menyebut perbaikan permanen akan dilakukan sebelum lebaran namun proses pengerjaan dikhawatirkan terpotong oleh libur Hari Raya.
"Saya ingin full speed di sebelum Lebaran tapi batching plan sudah pada libur dan ini hari besar Lebaran, saya kira kita kasih kesempatan libur dulu sampai tanggal 15 baru full speed untuk penanganan permanen. Penanganan permanennya kira-kira 2-3 bulan untuk bisa secara permanen kita bisa tangani," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

