Bey Machmudin Bilang 40 Ribu Hektare Lahan di Jabar Telah Diansuransikan

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengungkapkan, 40 ribu hektare lahan di Jabar telah berhasil diasuransikan.

Bey Machmudin Bilang 40 Ribu Hektare Lahan di Jabar Telah Diansuransikan
Harapannya, dengan telah diasuransikannya 40 ribu hektare lahan di Jabar tersebut dapat mencegah petani mengalami kerugian besar akibat gagal panen. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengungkapkan, 40 ribu hektare lahan di Jabar telah berhasil diasuransikan.

Harapannya, dengan telah diasuransikannya 40 ribu hektare lahan di Jabar tersebut dapat mencegah petani mengalami kerugian besar akibat gagal panen.

"Kami juga telah menganggarkan program asuransi usaha tani seluas 40 ribu hektare lahan di Jabar dan asuransi perlindungan petani yang bertujuan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen," ujar Bey Machmudin di Kota Bandung, Rabu 7 Agustus 2024.

Selain itu, Pemprov Jabar kata dia menargetkan produksi Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 11 juta ton pada tahun ini.

"Tapi hingga bulan Juli target kami baru 6 juta ton, jadi kami masih defisit 5 juta ton," ucapnya.

Bey Machmudin melanjutkan, untuk meningkatkan produksi GKG, bakal dilakukan dengan Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) dan Perluasan Areal Tanam (PAT) yang dilakukan melalui optimasi lahan dan pompanisasi.

Selain itu kata Bey, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) disektor pertanian melalui program penyuluhan pertanian bakal dilakukan secara intensif, dengan adanya tambahan biaya operasional bagi penyuluh lapang dan penambahan tenaga pendamping petani. 

Bey pun berterima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah menggulirkan program pompanisasi atau mengairi lahan pertanian dengan memompa air dari sungai, danau, sumur atau sumber air lainnya sebagai antisipasi kekeringan pada puncak musim kemarau.

"Berdasarkan laporan harian perluasan areal tanam per 5 Agustus 2024, bahwa dari target pompanisasi dan padi Gogo Jabar sebesar 117.852 hektar terealisasi sebesar 100.488 hektar, capaian ini menempatkan Jabar diperingkat pertama secara nasional," katanya.

Progress pompanisasi ini di Jabar sudah mencapai 100 persen atau sebanyak 7.033 unit pompa diserahkan kepada kelompok tani/ brigade dan telah dimanfaatkan sebesar 82,62 persen atau 5.811 unit. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan anggaran belanja tambahan kepada Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.110 unit (225 unit provinsi dan 885 unit Kab/Kota) untuk irigasi perpompaan dan 990 unit untuk irigasi perpipaan," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani