Bey Machmudin Wanti-Wanti, Jangan Ada ASN Jabar Main Judol

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mewanti-wanti, jangan sampai ada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bermain judi online (judol), apalagi sampai kecanduan.

Bey Machmudin Wanti-Wanti, Jangan Ada ASN Jabar Main Judol
Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mewanti-wanti, jangan sampai ada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bermain judi online (judol), apalagi sampai kecanduan./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung Barat- Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mewanti-wanti, jangan sampai ada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bermain judi online (judol), apalagi sampai kecanduan.


Maraknya kasus yang terjadi, akibat dampak dari judol kata Bey Machmudin harusnya dapat menjadi pelajaran semua pihak agar tidak melakukan hal serupa.


Terlebih lanjut Bey Machmudin, secara agama judi juga dilarang. Sehingga Idul Adha diharapkannya dapat menjadi momentum memperbaiki diri.

Baca Juga : Bey Machmudin Harap Limbah Kurban Tidak Dibuang Sembarangan


"Jangan main judi dalam bentuk apapun. Agama juga melarang," kata Bey Machmudin usai menjalani Salat Idul Adha di Desa Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 17 Juni 2024.


Disinggung mengenai sanksi bagi ASN, Bey Machmudin menuturkan sudah ada regulasi yang jelas bagi aparatur negara terkait pelarangan judi.


Sebab itu dia berharap, tidak ada ASN Jabar yang sampai kecanduan judol dalam bentuk apapun.

Baca Juga : Pemprov Jabar Gelar Salat Idul Adha di Lapangan Gasibu


"Ada aturan (ASN) untuk tidak judi online," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana