Bikin Kaligrafi Sepanjang 790 Meter, Ratusan Santri di KBB Pecahkan Rekor Muri 

Ratusan santri di KBB unjuk kabisa. Mereka berhasil melukis kaligrafi sepanjang 790 meter. Catatan itu memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai kaligrafi terpanjang di dunia.

Bikin Kaligrafi Sepanjang 790 Meter, Ratusan Santri di KBB Pecahkan Rekor Muri 
Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, ratusan santri di KBB itu merupakan perwakilan dari 165 desa se-KBB. Lukisan kaligrafi sepanjang 790 meter yang dibuat berhasil mematahkan rekor sebelumnya sepanjang 700 meter. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - ratusan santri di KBB unjuk kabisa. Mereka berhasil melukis kaligrafi sepanjang 790 meter. Catatan itu memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai kaligrafi terpanjang di dunia.

Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, ratusan santri di KBB itu merupakan perwakilan dari 165 desa se-KBB. Lukisan kaligrafi sepanjang 790 meter yang dibuat berhasil mematahkan rekor sebelumnya sepanjang 700 meter.

"Saya lihat banyak karya kaligrafi yang keren dan memang saya memonitor banyak juga yang sudah mendapat penghargaan di tingkat nasional mendapat perhargaan dari istana dan lainnya," kata Hengky di Masjid Ash Shidiq, Kompleks Pemda KBB, Kamis 10 November 2022.

Tak hanya itu, kegiatan yang dikemas dalam Festival Santri tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak termasuk Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

Selain lomba kaligrafi, sebut dia, dalam Festival Santri di KBB ini juga  ada berbagai kegiatan lain yang dihelat, antara lain bazar, da'i cilik, adzan dan hadroh.

Ia berharap, dengan adanya Festival Santri ini bisa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para santri dan yang harus diketahui kegiatan ini sudah dirancang jauh-jauh hari.

"Di awal Oktober kita sudah rapatkan kegiatan ini bersama Ketua MUI, aliansi Ormas, Ponpes, termasuk perwakilan Kesra," ucapnya.

Dengan adanya Festival Santri ini, kata dia, menunjukkan bentuk kecintaan pemerintah terhadap santri dan kebetulan kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November.

"Bagi kami santri adalah pahlawan yang ikut berjuang. Mereka dulu perang melawan penjajah sehingga kita bisa merasakan kemerdekaan yang hari ini kita rasakan. Maju terus santri KBB," ucapnya.

Menurutnya, dimana pun dibutuhkan dan kapanpun dipanggil oleh KBB santri tidak pernah mengatakan tidak. Sebab, santri sudah berkomitmen seluruh hidupnya dan membaktikan untuk bangsa dan negara. 

"Alhamdulillah juga dalam kegiatan Festival Santri ini, para santri berhasil memecahkan rekor Muri. Inilah santri yang keren bukan santri yang banyak gaya tapi santri yang banyak karya," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani