Bima Minta Karang Taruna Bantu Selesaikan Persoalan Stunting
Pengurus Karang Taruna Kota Bogor periode 2022 - 2027 resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya di Gedung Serba Guna DPRD Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (26/9/2023) sore.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pengurus Karang Taruna Kota Bogor periode 2022 - 2027 resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya di Gedung Serba Guna DPRD Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (26/9/2023) sore.
Dalam kesempatan itu, Bima meminta Karang Taruna untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan stunting di Kota Bogor.
"Peran anak muda sangat dibutuhkan dalam membantu pemerintah terutama untuk menyelesaikan permasalahan kerakyatan seperti stunting," ungkap Bima.
Bima menyampaikan, dengan pendekatan yang tepat dan menyeluruh permasalahan masyarakat diharapkan dapat terpecahkan.
Dengan menyentuh elementer dasar sehingga penanganan masalah kemasyarakatan menjadi lebih terakselerasi untuk terpecahkan.
Sementara, Ketua Karang Taruna Jawa Barat Ahmad Taufik menegaskan, Karang Taruna siap membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pengentasan stunting, sehingga peran aktif seluruh aktivis Karang Taruna terus bersinergi dengan pemerintahan di semua tingkatan.
"Kami mendukung program pemerintah terutama dalam bidang sosial kemasyarakatan seperti penanganan stunting bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Karang Taruma Kota Bogor, Asep Nadzarulloh mengungkapkan, langkah pertama yang akan dilakukan pengurus Karang Taruna Kota Bogor adalah akan melakukan koordinasi di masing-masing wilayah.
"Kami akan melakukan roadshow di 68 kelurahan di Kota Bogor," ungkap pria yang akrab disapa Kevin.
Kevin melanjutkan, sesuai yang diamanatkan oleh Wali Kota Bogor dan Ketua Karang Taruna Jawa Barat bahwa pihaknya akan melakukan penanggulangan masalah stunting.
"Di bulan Desember pada Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) kami akan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga sosial dan lembaga donor turun ke wilayah untuk mengatasi masalah stunting," jelasnya.
Selain itu, Kevin menuturkan, pihaknya akan laksanakan Rapat Kerja (Raker) pengurus untuk menentukan langkah strategis Karang Taruna Kota Bogor sampai tahun 2027.
"Dengan komposisi 80 persen kader baru dan 20 persen kader lama kami optimis peran serta Karang Taruna di lingkungan masyarakat bisa terlihat, terukur serta dampaknya bisa dinikmati masyarakat kota Bogor," pungkasnya.*** (Rizki Mauludi)
Editor : JakaPermana

