BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat, 18 Daerah Masuk Status Waspada
BMKG Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Kamis, 29 Januari 2026. Peringatan ini disampaikan dalam rangka Warning 3 Harian periode 28–30 Januari 2026.
Dalam infografik resmi yang dipublikasikan Rabu, 28 Januari 2026 pukul 07.47 WIB, BMKG menetapkan status Waspada untuk potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Daftar Wilayah Jawa Barat Berstatus Waspada
BMKG mencatat terdapat 18 daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yakni:
- Kabupaten Bogor
- Kota Bogor
- Kota Depok
- Kabupaten Bekasi
- Kota Bekasi
- Kabupaten Karawang
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Subang
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Sumedang
- Kabupaten Majalengka
- Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Garut
- Kabupaten Tasikmalaya
- Kota Tasikmalaya
- Kabupaten Pangandaran
(BMKG menyebutkan status ini berdasarkan nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi di masing-masing wilayah.)
Tidak Ada Wilayah Siaga dan Awas
Dalam peringatan dini tersebut, BMKG memastikan tidak ada wilayah di Jawa Barat yang masuk kategori:
Siaga (hujan lebat–sangat lebat)
Awas (hujan sangat lebat–ekstrem)
Selain itu, peringatan dini angin kencang juga dinyatakan nihil untuk seluruh wilayah Jawa Barat pada periode ini.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Meski belum masuk kategori siaga atau awas, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah berstatus waspada untuk tetap berhati-hati, terutama terhadap potensi dampak turunan seperti genangan air, banjir lokal, dan longsor, khususnya di daerah rawan.
BMKG Jawa Barat juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Editor : Firda Rachmawati

