Hujan Guyur Kota Tasikmalaya, BPBD: Belum Tanda Musim Penghujan

Hujan mengguyur sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya, Selasa malam. BPBD menyebut hujan masih sporadis dan belum menandakan musim penghujan tiba.

Hujan Guyur Kota Tasikmalaya, BPBD: Belum Tanda Musim Penghujan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova. N Nurohman/Inilahkoran

INILAHKORAN.ID - hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kota Tasikmalaya pada Selasa malam. Kondisi tersebut menjadi angin segar di tengah musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Jawa Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengatakan hujan yang turun di sejumlah wilayah tersebut belum dapat menjadi tanda bahwa musim penghujan telah tiba.

Menurutnya, berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Kota Tasikmalaya masih berada pada musim kemarau. Namun, potensi hujan tetap ada dan bersifat sporadis, terutama pada sore hingga malam hari.

"hujan tadi malam kita berharap ini awal menjelang musim penghujan," kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu, (9/9/2026).

Budi menyebut, hujan tersebut setidaknya memberikan dampak positif karena dapat menurunkan suhu udara yang sebelumnya panas akibat kemarau. Selain itu, hujan juga membantu mengurangi debu yang bertebaran akibat kondisi kering.

"Meskipun secara prakiraan cuaca dari BMKG masih belum masuk masa penghujan, tetapi minimal mendinginkan cuaca panas dan meringankan dampak debu yang terjadi akibat kemarau," ujarnya.

Berdasarkan pemantauan BPBD bersama para relawan di sejumlah wilayah, hujan terjadi secara berjenjang mulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga 22.20 WIB.

Namun, intensitas hujan yang turun masih tergolong rendah dan belum merata di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

"Intensitas rendah di Kota Tasikmalaya, sebagian wilayah Kecamatan Kawalu, sebagian wilayah Kecamatan Tamansari, sebagian wilayah Kecamatan Cibeureum, sebagian wilayah Kecamatan Indihiang," jelas Budi.

Sementara itu, di enam kecamatan lainnya kondisi cuaca terpantau mendung. BPBD Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca. Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, masyarakat diminta tidak menganggap kondisi tersebut sebagai pertanda bahwa musim kemarau telah sepenuhnya berakhir.


Editor : Ahmad Sayuti