BMKG Sebut Sesar Lembang Ancam Seluruh Wilayah Kota Bandung
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi gempa bumi besar yang dapat mengguncang Kota Bandung akibat aktivitas Sesar Lembang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait potensi gempa bumi besar yang dapat mengguncang Kota Bandung akibat aktivitas Sesar Lembang.
Dalam pemodelan terbaru, BMKG menyebutkan, sebanyak 30 kecamatan diperkirakan akan terdampak jika terjadi pergerakan pada Sesar Lembang.
Kekuatan guncangan Sesar Lembang diperkirakan mencapai skala VI hingga VIII MMI, cukup kuat untuk merobohkan bangunan tidak tahan gempa dan menyebabkan kerusakan parah.
Wilayah terdampak mencakup sejumlah kecamatan padat penduduk seperti Andir, Cibeunying Kaler, Cicendo, Coblong, Sukasari, Bandung Wetan, Kiaracondong dan Gedebage.
"Pemodelan menunjukkan jika Sesar Lembang bergerak, dampaknya bisa sangat besar. Waktu terjadinya memang tidak bisa diprediksi, tapi bukan berarti kita tidak bisa bersiap," kata Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, Jumat 13 Juni 2025.
Pihaknya menekankan, pentingnya edukasi dan latihan evakuasi rutin. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di zona rawan. Ia juga mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.
"Mitigasi harus dilakukan sekarang, mulai dari tingkat keluarga, RT/RW, hingga kota. Jangan tunggu bencana datang baru bertindak," ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk memahami rambu evakuasi, menyiapkan jalur aman serta menggunakan sistem peringatan dini. Baik tradisional seperti kentongan maupun berbasis teknologi.
Selain hal itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. "Pastikan informasi berasal dari BMKG atau kanal resmi pemerintah. Jangan sebarkan hoaks yang justru memperkeruh situasi," ujar dia.
Sebagai langkah lanjutan, Gubernur Jawa Barat telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan tidak hanya terhadap potensi gempa dari Sesar Lembang, tetapi juga dari zona Megathrust Selat Sunda.
Editor : Doni Ramdhani

