Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Limbah Sedalam 4 Meter di Cimahi
Nasib nahas menimpa Hisyam Ihsanuddin (5) yang tewas usai tenggelam di kolam bekas limbah milik PT Matahari Sentosa Jaya di Kampung Lembur Sawah RT 02/16.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Nasib nahas menimpa Hisyam Ihsanuddin, seorang bocah berusia 5 tahun yang tewas usai tenggelam di kolam bekas limbah milik PT Matahari Sentosa Jaya di Kampung Lembur Sawah RT 02/16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (6/5/2026).
Kolam dengan kedalaman mencapai 4 meter itu menjadi saksi bisu yang merenggut nyawa balita dan membuat geger warga di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana menjelaskan, kejadian bermula dari laporan warga bernama Adi yang masuk ke petugas pada pukul 14.30 WIB.
Hanya berselang lima menit, tim penyelamat Regu 2 sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
“Kendala utama yang kami hadapi itu kondisi air yang sangat keruh dan kotor, sehingga jarak pandang di dalam air hampir tidak ada," kata Aep.
"Meski begitu, tim tetap bergerak cepat menggunakan peralatan tali karmantel serta kacamata snorkel untuk melakukan penyisiran menyeluruh hingga ke kedalaman 8 meter,” ungkapnya.
Setelah dilakukan pencarian di dasar kolam, terang Aep, jenazah korban akhirnya berhasil ditemukan dan segera ditarik ke permukaan. Tim medis di lokasi langsung melakukan pemeriksaan tanda-tanda kehidupan, termasuk mengecek denyut nadi, namun sayangnya nyawa Hisyam sudah tidak dapat diselamatkan.
"Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, dan jenazah kemudian diserahkan langsung kepada keluarga, yaitu ibunya, Rika Heni, yang tampak sangat terguncang dan syok menerima kenyataan pahit tersebut," ujarnya.
"Proses evakuasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 15.30 WIB, dan tidak ada korban lain dalam peristiwa ini," ucapnya.
Aep mengingatkan, musibah ini menjadi peringatan keras bagi seluruh orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di dekat sumber air atau genangan air berbahaya.
Menurutnya, kolam sedalam 4 meter seperti lokasi kejadian memiliki risiko sangat tinggi dan mematikan bagi anak usia balita yang belum memiliki kemampuan berenang atau pemahaman bahaya yang cukup.
“Tanpa pendampingan orang dewasa, lokasi seperti ini sangat berbahaya. Kami mengimbau masyarakat maupun pengelola lahan untuk memastikan area berbahaya seperti kolam bekas ini memiliki pembatas yang aman agar tidak mudah diakses anak-anak,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


