Begini Cara Karang Taruna Sukajaya Bantu PPKM Darurat
Beberapa hari menjelang Hari Haya Idul Adha, pemuda-pemudi yang tergabung dalam kepengurusan Karang Taruna (Kartar) Berdikari Sabilulungan di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor tak tinggal diam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Berbagi Sembako, Kartar sukajaya Bantu Pemerintah Terapkan PPKM Darurat
INILAH, Tamansari - Beberapa hari menjelang Hari Haya Idul Adha, pemuda-pemudi yang tergabung dalam kepengurusan Karang Taruna (Kartar) Berdikari Sabilulungan di Desa sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor tak tinggal diam.
Ditengah pandemi Covid-19 dan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mereka melakukan gerakan berbagi sembilan bahan pokok (sembako) dalam bentuk beras dengan berat 20 kilogram yaitu sebanyak 52 karung untuk didistribusikan ke pesantren-pesantren yang berada di wilayahnya.
“Sedekah itu tidak harus menunggu kaya, hanya saja perlu menyisihkan sebagaian apa yang kita miliki, bergerak atas dasar bahwa esensi sosial bukan lagi bicara tentang keterbatasan,bukan juga karena ingin tampil eksis ditengah pandemi Covid-19. Ini lebih kepada pengingat bahwa dimasa sulit waktunya terus bergerak melakukan yang terbaik terhadap nilai-nilai luhur," ucap ketua Karang Taruna Desa sukajaya Asep Suryana kepada wartawan, Kamis (15/7).
Dalam kesempatan ini ia mewakili pengurus Karang Taruna Desa sukajaya mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa terkait kolaborasi proyek amal yang mana saat ini telah kita lakukan bersama.
"Terima kasih kepada Dompet Dhuafa maupun para donatur lainnya, titipan amanah ini akan kami salurkan ke beberapa pondok pesantren. Semoga para donatur mendapatkan ganjaran pahala yang setimpal, sedangkan buat teman-teman pengurus yang tak kenal lelah dalam pergerakan ini, salam kesetiakawanan sosial," ucapnya.
Asep menuturkan kegiatan berbagi sembako ini bisa menjadi contoh bahwa Karang Taruna sebagai salah satu potensi dan sistem sumber kesejahteraan sosial juga punya peran penting dalam membantu pemerintah yang sedang menangani permasalah sosial.
"Pandemi Covid-19 ini akan cepat selesai, jikalau kita bersama-sama menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat, pembagian Sembako ini bagian dari upaya agar masyarakat di masa PPKM Darurat ini bisa membatasi pergerakannya hingga mereka bisa terhindar dari penularan wabah Covid-19," tutur Asep.
Terpisah, Pemkab Bogor mengajak semua pihak bahu membahu, bergotong royong dan peduli sesama kepada pasien Covid 19 dan juga kepada masyarakat yang tergolong kurang mampu.
"Di masa pandemi Covid-19 ini saya mengajak semua pihak bahu membahu, bergotong royong, berat sama dijinjing ringan sama dipikul dan peduli sesama maka bersama kita bisa dalam menangani wabah virus corona (Covid 19)," ucap Bupati Bogor Ade Yasin.
Mantan advokat ini melanjutkan bahu membahu bukan hanya tentang paket sembako, peti jenasah, tabung oksigen atau lainnya, tetapi juga bagaimana kita mengurangi potensi penularan wabah Covid-19.
"Bahu-membahu ini harus dimulai dari pencegahan penyebaran wabah dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19," lanjutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Zulfirman


