Kontes Burung Pleci Berhadiah Domba di Bogor jadi Obat Rindu Penggemar Burung, Pesertanya Ada dari Yogyakarta

Para penggemar kontes kontes kicau burung dan pleci menyambut baik kegiatan pleci di Bogor. Peserta yang daftar bangkan dari luar daerah

Kontes Burung Pleci Berhadiah Domba di Bogor jadi Obat Rindu Penggemar Burung, Pesertanya Ada dari Yogyakarta
Kontes Pleci Berhadian Domba di Caringin Bogor Disambut Antusias

INILAHKORAN, Bogor- Kendati sempat redup karena pandemi Covid-19, para penggemar burung pleci atau pleci mania ternyata masih merindukan event kontes kicau burung yang punya nama lain kaca mata atau zosterop.

Buktinya mereka rindu event kontes, ribuan pleci mania dari berbagai penjuru kota ikut ambil bagian dalam kontes Oneday Pleci yang digelar di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu, 26 September 2021

Oneday Pleci yang digelar komunitas Kampung Pleci Mania (KPM) ini diikuti 1.200 p eserta yang berasal dari Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Subang, Jakarta dan bahkan dari Yogyakarta

Event perdana KPM ini mendapat sponsor dari berbagai pihak di antaranya Super Power, 220 Pol, PCMI Depok dan sponsor utama Puncak Halimun Camp. Pada hari yang sama Puncak Halimun Camp juga mensponsori event Pencak Silat dan turnamen sepak bola.

Baca Juga: Bus vs Honda Scoopy di Jalan Padjadjaran, Pemotor Cantik Meninggal Dunia

Ketua KPM, Abdul Jalil Hanafiah, mengemukakan kontes pleci ini menyuguhkan 19 kelas. Sedangkan kriteria penilaian juara di antaranya volume suara, irama, dan durasi.

"Alhamdulillah antusias peserta cukup tinggi. Tiket terjual habis. Kami yang tadinya hanya menyediakan 25 gantangan menambah jadi 30 gantangan. Biaya pendaftaran pun murah hanya Rp15.000 sampai Rp50.000," ucal Jalil.

Ia menambahkan panitia menyediakan hadiah berupa domba ditambah tropi dan uang pembinaan untuk kelas eksklusif, kelas reguler, eksekutif Jabar, dan kelas eksklusif pribumi. Bahkan untuk juara eksklusif dapat voucher Rp350.000 untuk masuk Puncak Halimun Camp.

"Dalam kontes ini kami tetap menerapkan protokol kesehatan. Kontes perdana ini kami adakan dalam rangka silaturahim antar penggemar burung pleci se-Indonesia. Ke depan acara akan dibuat rutin per tiga bulan," tambahnya.

Baca Juga: Disdik Kota Bogor Terus Matangkan PTM Terbatas , Dibuka Serentak 4 Oktober 2021

Tokoh masyarakat setempat, Ujang, berharap, kegiatan seperti ini terus digelar menjadi wadah bagi para penggemar pleci untuk menyalurkan hobinya serta menambah tali silaturahim.

"Suara burung berukuran besar sudah tidak aneh tapi untuk menghasilkan suara burung pleci yang berukuran kecil agar berkualitas cukup sulit dalam pemeliharaannya. Faktor cuaca juga berpengaruh, jadi cukup seru," harap Ujang.

Sentot, pleci mania asal Yogyakarta mengaku bahagia bisa berkumpul lagi dengan sesama penghobby burung kaca mata. Hadiah baginya, adalah bonus dari ketekununan dalam memelihara burung mungil dan cantik tersebut.

"Kami jauh-jauh dari Yogyakarta bukan hanya ingin mengikuti kontes pleci dan menang, tetapi juga ingin membangun silaturrahmi sesama pleci mania serta sekalian berlibur ke Kabupaten Bogor," tukas Sentot.***(Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran