Ade Yasin Optimistis Target 215 Jembatan Rawayan Bisa Tercapai
Bupati Bogor Ade Yasin optimistis target pembangunan 215 jembatan rawayan selama masa kepemimpinannya bisa terpenuhi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor- Sejak memimpin, Bupati Bogor Ade Yasin merencanakan pembangunan jembatan rawayan sebanyak 215. Masa jabatannya pun akan berakhir 2023, dan masih menyisakan utang sebanyak 94 jembatan.
Pembangunan jembatan rawayan oleh Bupati Bogor Ade Yasin dilakukan demi menyambungkan akses ekonomi, akses pertanian, akses pendidikan, akses pariwisata, akses kesehatan dan lain sebagainya.
Namun, bencana alam tanah longsor, banjir maupun bencana wabah Covid-19 menghambat rencana pembangunan jembatan rawayan yang digagas Ade Yasintersebut. Hingga akhir Tahun 2021 ini, Pemkab Bogor atau Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) baru membangun 39 jembatan rawayan.
Baca Juga: Wacana Sejak 2019, Ade Yasin Akhirnya Terbitkan Perbup Jam Operasional Truk Tambang
Pada Tahun 2022 mendatang, DPKPP Kabupaten Bogor berencana membangun 30 jembatan rawayan dan 50 jembatan rawayan di Tahun 2023. Jumlah jembatan rawayan tersisa itu, di akhir kepemimpinan Ade Yasin ada di angka 94 jembatan rawayan. Karena pada tahun ini ada dua perusahaan swasta yang membangun jembatan rawayan, sebagai bagian dari corporate social responsbility (CSR).
"Tahun 2020, ditengah refocusing anggaran karena pandemi Covid-19 kami memaksakan membangun 6 jembayan rawayan, Tahun 2021 ditambah 33 jembatan rawayan, Tahun 2022 dan 2023 kami akan membangun 80 jembatan, sementara tahun ini 2 jembatan rawayan dibangun dari dana CSR hingga tersisa 94 jembatan rawayan lagi setelah habis periode saya memimpin Kabupaten Bogor," kata Ade Yasin kepada wartawan, Senin 27 Desember 2021.
Politisi PPP ini pun meminta diberikan waktu tambahan (periode selanjutnya) untuk membangun total 215 jembatan rawayan di seluruh wilayah Bumi Tegar Beriman, ia optimis bisa menuntaskan rencana tersebut.
Baca Juga: Yuk....Hitung-hitung Peluang Ade Yasin Maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024
“Untuk menghindari korban luka maupun jiwa akibat luapan air sungai, maka kewajiban saya dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis untuk menyediakan sarana jembatan rawayan. Saya optimis bisa membangun total 215 jembatan rawayan, asalkan saya dikasih waktu dan kepada desa harus bisa menyakinkan masyarakatnya," pintanya.
Diwawancarai terpisah, Kepala DPKPP Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menuturkan bahwa pembangunan jembatan rawayan setidaknya menelan biaya Rp 1,9 atau Rp. 2 milyar hingga cukup 'memakan' anggaran.
"Anggaran pembangunan jembatan rawayan ini cukup besar. Hingga kami butuh waktu untuk menuntaskan pembangunan 215 jembatan rawayan, selain dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan CSR, biaya pembangunannya juga bisa bersumber dari dana desa ataupun satu milyar rupiah satu desa (Sami Sade)," tutur Ajat.
Baca Juga: Hari Ibu, Ade Yasin Resmikan 33 Jembatan Rawayan
Ia melanjutkan bahwa jembatan rawayan juga bisa menjadi destinasi wisata, dimana pengelolaannya dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes).
"Jembatan rawayan yang sudah terbangun, pengelolaannya akan diserahkan ke pemerintah desa. Jembatan ini bisa menjadi objek wisata, asalkan Bumdes bisa mengemasnya secara baik," lanjutnya. *** (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


