Dedie Hormati Keputusan Samsudin Mundur dari Direktur Umum PPJ

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menghormati keputusan Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Samsudin yang mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. 

Dedie Hormati Keputusan Samsudin Mundur dari Direktur Umum PPJ
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat diwawancarai awak media di Pasar Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis (6/8/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menghormati keputusan Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Samsudin yang mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. 

Sebagai kuasa pemilik modal (KPM), Dedie menegaskan dirinya tidak ingin mencampuri alasan pribadi yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

"Setiap orang memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan perjalanan kariernya. Karena itu, saya tidak pernah meminta penjelasan lebih jauh mengenai tujuan atau alasan Samsudin memilih mengakhiri masa jabatannya di Perumda PPJ," kata Dedie di Pasar Merdeka, Kamis (6/8/2026).

"Di sini beliau kan seorang yang punya networking, jaringan yang luas. Kan saya enggak nanya, 'Pak, diterima di perusahaan apa?' Beliau kan banyak sekali nanti pertimbangannya kenapa mau keluar karena tentu ada pertimbangan pribadi, ada pertimbangan profesional," ujarnya. 

Dedie memaparkan, sebagai pimpinan daerah dirinya juga merasa tidak etis jika harus mempertanyakan peluang pekerjaan atau besaran penghasilan yang mungkin diperoleh Samsudin di tempat lain.

"Jadi saya menyerahkan karena kan beliau yang menyampaikan ke saya untuk mengundurkan diri. Masa ditanya, 'Pak, di sana gajinya berapa? Di sini gajinya berapa?' Kan tidak etis. Barangkali di sana lebih besar masa kami tahan-tahan," paparnya. 

Dedie menjelaskan, ditengah proses administrasi pengunduran diri yang masih berlangsung, memastikan roda organisasi Perumda PPJ tidak akan terganggu. Untuk sementara, tugas Direktur Umum akan dijalankan oleh direksi yang saat ini masih menjabat sehingga pelayanan dan operasional perusahaan tetap berjalan normal.


Editor : Doni Ramdhani